Waspada
Waspada » Strategi UPT Samsat Lubukpakam Pertahankan Pendapatan
Sumut

Strategi UPT Samsat Lubukpakam Pertahankan Pendapatan

DAMPAK penyebaran virus corona atau Covid-19 dialami berbagai sektor, termasuk penurunan pendapatan yang dirasakan Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Samsat Lubukpakam, Sumatera Utara (Sumut). Meski begitu, upaya mempertahankan kinerja pendapatan tetap dilakukan, agar keuangan daerah tidak turun.

Mempertahankan kinerja pendapatan atau meningkat pendapatan memang tidaklah mudah. Oleh sebab itu UPT Samsat Lubukpakam membuat terobosan baru yakni dengan 6 strategi pemungutan pajak Asli Daerah (PAD).

“Ada 6 strategi pemungutan pajak Asli Daerah (PAD) yang telah kita lakukan sebagai komitmen untuk mempertahankan atau meningkatkan pendapatan dimasa pandemi Covid-19 ini,” kata Kepala UPT Samsat Lubukpakam Arief Indra Siregar, STP, MM kepada Waspada, Jumat (18/6) diruang kerjanya.

Arief yang didampingi Kepala Seksi Penetapan Pajak Datuk Bondaharo,
Kasubag Tata Usaha (TU) Asniar dan
Kasi Penagihan Penunggakan Linda Siagian, menjelaskan 6 strategi itu. Pertama berkoordinasi dengan Organisasi Angkutan Darat (ORGANDA).

“Jadi pengusaha angkutan darat, melalui ORGANDA kami sudah berkoordinasi dengan menghimbau untuk membayarkan pajaknya ataupun bila ada yang menunggak agar secepatnya dilakukan pembayaran,” kata Arief.

Kedua sebut Arief, berkoordinasi dengan showroom kendaraan. Showroom sebagimana diketahui banyak kendaraan yang dibeli belum terjual, bila ada yang mati pajaknya. Maka UPT Samsat Lubukpakam menghimbau pihak showroom untuk segera membayarkan pajaknya.

“Nah, ketiga adalah leasing. Ini hampir sama dengan showroom, dimana apabila ada tarikkan kendaraan yang mati pajak atau yang menunggak, ya kita himbau pihak leasinglah membayarkan pajaknya,” sebutnya.

Tidak terhenti sampai disitu, UPT Samsat Lubukpakam juga memiliki strategi keempat dengan telah mendatangi biro penggadaian.

“Penggadaian ini, misalnya ada pemilik kendaraan mau menggadaikan berupa kendaraannya, maka melalui koordinasi kita dengan pihak penggadaian membuat kebijakan menerima barang gadaian berupa kendaraan harus membayar pajak terlebih dahulu. Artinya, kita tetap menghimbau bayar pajak sebagai salah satu syarat untuk peminjamannya,” ungkap Arief.

Arief juga menyebutkan, bagian lain dari strategi ke-lima mereka dengan koordinasi ke Pemkab Deliserdang. Tujuannya, kendaraan dinas mobil dan sepeda motor yang ada tunggakan pajaknya supaya dibayarkan pajaknya.

“Terakhir (strategi keenam) datang langsung ke alamat wajib pajak atau door to door untuk menyampaikan pembayaran pajak kendaraan bermotornya,” sebut Arief.

Arief yang baru menjabat sebagai Kepala UPT Samsat Lubukpakam sejak Agustus 2019 itu, telah menorehkan sejarah, dimana baru pertama kali semenjak terbentuk UPT Samsat Lubukpakam Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) melebihi target.

Hal itu terjadi pada tahun 2019 dengan target sebesar Rp 1.380.423.235 realisasi sebesar Rp 1.410.723.296 atau capaian hingga 102,19 persen.

Pada tahun yang sama juga untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) target juga terpenuhi yakni target Rp. 68.381.261.545 realisasi 73.321.687.651 atau capaian 107,22 persen. Begitu juga dengan Pajak Air Permukaan (APU) target 875.000.000 realisasi 892.236.631 atau capaian 101,97 persen.

Sedangkan untuk tahun 2020 pengaruh pandemi Covid-19 telah dirasakan mempengaruhi pendapatan dengan hanya PKB dan APU yang memenuhi target. Untuk PKB target 76.076.578.927 realisasi 78.292.945.728 atau capaian 102,91 persen. APU target 875.000.000 realisasi 882.278.996 atau capaian 100.83 persen. Sementara BNN-KB target 1.628.650.133 realisasi hanya sebesar Rp 1.610.242.762 atau capaian 98,87 persen.

Pada tahun 2021 inipun, walaupun pandemi Covid-19 masih terus berlangsung, namun capaian target masih terus meningkat khusus untuk PKB saja target dari 76.076.578.927 naik menjadi 77.705.475.853.

“Adanya pandemi sangat mempengaruhi secara signifikan pendapatan,” jelas Arief.

Walaupun demikian UPT Samsat Lubukpakam tetap optimis memenuhi target yang telah ditetapkan tersebut agar terealisasi walaupun dengan kondisi pandemi Covid-19 dan juga kondisi wilayah kerja.

Sebab, dimungkinkan ada masyarakat di Kabupaten Deliserdang menggira bahwa seluruh Kecamatan di Kabupaten Deliserdang untuk membayarkan pajak kendaraannya di UPT Samsat Lubukpakam.

Padahal dari 22 Kecamatan yang ada di Kabupaten Deliserdang hanya sebanyak 9 Kecamatan yang masuk wilayah kerja UPT Samsat Lubukpakam yakni Kecamatan Lubukpakam, Beringin, Pantai Labu, Pagar Merbau, Bangun Purba, Galang, STM Hulu Tanjungmorawa dan untuk STM Hilir masih menjadi tarik menarik karena bisa di Lubukpakam juga Medan Utara.

Sedangkan untuk Kecamatan, Biru-biru, Kutalimbaru, Namorambe, Delitua, Patumbak, Sibolangit dan Pancur Batu masuk areal wilayah Samsat Medan Selatan. Kemudian, Kecamatan, Labuhan Deli, Hamparan Perak, Batang Kuis, Percut Seituan dan STM Hilir masuk areal wilayah Samsat Medan Utara.

Terlepas dari wilayah kerja UPT Samsat Lubukpakam, program pemutihan pajak kendaraan bermotor selama beberapa periode dipandang sangat membantu masyarakat, Arief pun mengakui program tersebut dengan melihat jumlah masyarakat yang sangat begitu antusias untuk membayar tunggakan pajak.

“Ketika ada pemutihan animonya masyarakat begitu tinggi,” akuinya.

Arief mengimbau, walaupun disaat ini ekonomi sulit masa pandemi Covid-19, masyarakat juga diharapkan agar tetap patuh membayar pajaknya dengan tepat waktu.

“Jadi untuk mewujudkan visi misi bapak Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan bapak Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah (Ijeck), maka kami mengimbau khususnya masyarakat di Kabupaten Deliserdang agar tetap taat dan sadar untuk membayar pajak kendaraan bermotor meskipun dalam keadaan wabah pandemi Covid-19. Karena demi memulihkan ekonomi pada masa pandemi Covid-19 dan untuk kemajuan pembangunan khususnya di Deliserdang dan Sumatera Utara,” tutup Arief. (Edward Limbong/HM. Husni Siregar).

Kepala UPT Samsat Lubukpakam Arief Indra Siregar saat memperlihatkan realisasi target tahun 2019 dan 2020. (Waspada/Edward Limbong).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2