Waspada
Waspada » Soekirman Dikhawatirkan Jadi Carrier Corona Baru
Sumut

Soekirman Dikhawatirkan Jadi Carrier Corona Baru

Ketua Bapemperda Sergai yang juga Angggota DPRD Sergai dari PPP Hari Ananda, SPd, MSP. Waspada/Ist
Ketua Bapemperda Sergai yang juga Angggota DPRD Sergai dari PPP Hari Ananda, SPd, MSP. Waspada/Ist

SEIRAMPAH (Waspada): Soekirman dikhawatirkan jadi carrier Corona. Ini karena kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19 ) yang dialami Bupati Serdang Bedagai (Sergai) yang juga selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kab.Sergai.

Demikian disampaikan Ketua Badan Pembuat Perda (Bapemperda) Kab. Sergai Hari Ananda, SPd, MSP yang juga Anggota DPRD Sergai dari PPP kepada Waspada, Selasa (15/9) via WhatsApp, terlebih tambah Hari keseharian Bupati Sergai yang menjadi publik figur yang tentunya kerap bersosialisasi dengan masyarakat banyak sehingga Soekirman dikhawatirkan jadi carrier Corona.

“Carrier Corona adalah orang yang memiliki atau terinfeksi Corona tetapi tidak bergejala (asimtompatis), terlihat seperti orang sehat atau orang tanpa gejala (OTG) dengan gejala yang sangat ringan , namun bisa menyebabkan orang lain tertular penyakit”, jelas Hari Ananda

Ditambahkan Hari Ananda, bahkan dirinya sangat menyayangkan atas kebijakan dan perilaku Ketua Gugus Tugas Sergai yang hari ini dampaknya menambah Carrier baru penyebaran Covid-19.

Pernyataan Hari Ananda, pasca beredarnya video Bupati Sergai H. Soekirman di media sosial, Selasa siang yang posisi H. Soekirman tengah menjalani isolasi di salah satu rumah sakit di Medan.

” Terjawab sudah kekhawatiran hari ini. bahwa hasil pemeriksaan PCR tes beliau (H. Soekirman) terinfeksi Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG), bahkan beliau menghimbau kepada masyarakat selalu curiga dengan orang dekat disekitar kita untuk menghindari Covid-19,” ujar Hari Ananda.

Melihat kondisi hari ini lanjut Hari Ananda, dengan status Sergai zona merah dengan jumlah 150 kasus positif Covid-19, sehingga situasi terus mencekam dengan dikhawatirkan terus bertambahnya kasus positif Covid-19 di Sergai.

Anggota DPRD dari Fraksi PPP tersebut juga menyanyangkan sikap Bupati Sergai yang selama dinilai kurang ketat dalam menjalankan protokol kesehatan secara pribadi dalam keseharian saat menjalankan tugas, hal ini terlihat dari foto-foto dan video Bupati meskipun mengenakan masker tetapi tidak dikenakan dengan sempurna

” Kita juga kecewa atas perilaku seorang Ketua Gugus Tugas yang seharusnya bisa mencegah penyebaran Carrier Corona hingga klaster baru, justru yang terjadi hari ini malah sebaliknya Ketua Gugus Tugas, berpeluang menjadi Carrier Corona baru penyebaran Covid-19,” sebut Hari Ananda.

Terlebih saat ini lanjut Hari Ananda, ada kebijakan yang literlite turunannya harus melahirkan Pergub dan Perbup tentang Protokol Covid-19 juga terkesan tidak diindahkan karena draf tersebut tidak ditanda tangani beliau selaku Bupati Sergai.

” Kita berharap Dinkes Sergai bisa secara marathon melakukan tracing dengan rapid tes ataupun swab kepada pihak-pihak yang selama ini berhubungan langsung atau bersentuhan disaat kunjungan beliau, sebagai upaya menekan penyebaran Carrier dan klaster Corona baru, kita juga berharap Gugus Tugas melalui Dinas Kesehatan agar pro aktif dan serius dalam upaya penanganan memutus mata rantai Carrier Corona baru penyebaran Covid-19 dari kasus Bupati Sergai”, pungkas Hari Ananda.

Terpisah Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si, Kamis (15/9) sore menjelaskan, melalui rekaman video Bupati Sergai tidak menyadari telah terpapar oleh virus Corona. Hal ini karena Bupati dalam keadaan baik dan sehat, tidak merasa ada gejala sama sekali yang mengarah pada infeksi Covid-19, lebih tepatnya disebut dengan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Lebih lanjut Jubir Gustu, terkait dengan suhu badan Bupati Sergai masih dikategorikan normal yaitu 36,4 derajat, tidak ada demam batuk maupun flu seperti gejala yang dialami orang yang terpapar Corona. Bahkan pada tanggal 25 Agustus lalu, Bupati juga sudah menjalani pengambilan sampel swab dan hasilnya negatif. Namun kemarin sore, Bupati kembali menjalani PCR test dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19.

Atas kejadian ini lanjut Jubir Gustu, Bupati mengimbau kepada masyarakat Sergai agar menjalankan protokol kesehatan secara ketat yaitu dengan menggunakan masker, mencuci tangan secara benar dengan sabun, menjaga jarak aman serta mengkonsumsi makanan sehat. “Dalam kondisi seperti saat ini, di mana banyak wilayah sudah masuk zona merah, maka lebih baik kita waspada dan berhati-hati dengan seluruh orang di sekitar kita.”

Menurut Jubir Gustu, Bupati menyebut untuk saat ini dirinya akan menjalani pemulihan sehingga membutuhkan istirahat total.

Terkait langkah antisipasi yang akan dilakukan Gugus Tugas Sergai, Akmal menyebut Bupati Ir. H. Soekirman telah menjalani isolasi di rumah sakit untuk memastikan kesehatannya tetap terpantau lalu akan dilakukan tracing kontak melalui Dinkes Sergai terhadap orang yang menjalin kontak erat dengannya
.
“Melalui Dinas Lingkungan Hidup juga akan dilakukan proses disinfeksi di Komplek Kantor Bupati dan tempat-tempat yang mungkin dikunjungi beliau dan selanjutnya dilakukan swab bagi pejabat Pemkab Sergai yaitu Kepala OPD dan PPT Pratama, Kabag, Direktur RSUD Sultan Sulaiman dan Camat se-Kabupaten Sergai, semua Komisioner KPU dan Sekretariat KPU Sergai dan selanjutnya juga dibuka 2 hari pemeriksaan Rapid Test bagi ASN yang merasa kontak di hari sebelumnya dengan Bupati yaitu pada tanggal 15 dan 16 September di Poliklinik Bersaudara Dinkes Sergai,” papar Akmal. (a15)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2