Waspada
Waspada » SMA Negeri 1 Binjai Wisuda Tahfidz Qur’an 
Sumut

SMA Negeri 1 Binjai Wisuda Tahfidz Qur’an 

 

BINJAI (Waspada): SMA Negeri 1 Kota Binjai mengadakan acara Wisuda Tahfidz Qur’an dan berbuka puasa bersama dengan keluarga serta para alumni.

Seperti diketahui, program Baca Tulis Quran (BTQ) dan Tahfidz Qur’an merupakan salah satu program kinerja Kepala SMA 1 Binjai yang telah dimulai sejak bulan Januari 2021.

Program ini, telah berlangsung lebih kurang 4 bulan dan telah menuntaskan program BTQ serta menghasilkan 10 orang wisudawan/ i hafidz juz 30 (juz amma).

Untuk memotivasi anak-anak yang diwisuda tersebut, Plt. Kepala SMA 1 Binjai Syahfrizal Tarigan, S.Pd M.Pd, bersama Komite Sekolah Drs Nazelian Tanjung serta guru agama Islam dan guru pembimbing tahfidz, mengadakan acara buka puasa bersama dengan para Alumni SMAN 1 Binjai yang telah sukses dan menjabat di beberapa instansi pemerintah maupun swasta.

Pada kegiatan wisuda sekaligus buka puasa bersama itu, turut diundang Wali Kota Binjai Amir Hamzah beserta jajarannya.

“Insya Allah bapak wali kota akan memberikan kontribusinya kepada SMAN 1 Binjai, yang dalam acara ini diwakili oleh Kabag Kesra, bapak Fajar Muflikh Lubis,” kata Plt Kepala SMAN 1 Syahfrizal Tarigan, Rabu (5/5)

Syahfrizal menyebutkan, dalam kegiatan itu juga hadir Ketua Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara, Hendro Susanto. “Beliau memberikan tausiyahnya sekaligus menguji hafalan anak-anak tahfidz yang diwisuda,” bebernya.

Selain itu, turut hadir pengurus Ikatan Alumni SMANSA dan Pengurus Komite beserta para orang tua yang sengaja diundang untuk menyaksikan prosesi wisuda putra/i kebanggaan mereka.

“Program Tahfidz Quran ini akan terus dilanjutkan untuk memotivasi anak-anak agar terus istiqomah menambah hafalannya, serta mengajak teman temannya utuk bergabung agar kedepannya semakin banyak lagi putra/i SMAN 1 Binjai yang bisa diwisuda minimal juz 30 atau bukan tidak mungkin, Insya Allah sampai mencapai 30 juz seperti yang telah kita laksanakan sekarang ini,” harapnya.

Lebih jauh Syahfrizal mengatakan, saat ini sudah tersedia jalur khusus bagi para penghafal Alqur’an minimal 18 sampai 25 juz untuk masuk di beberapa Perguruan Tinggi Negeri Favorite di Indonesia tanpa mengikuti seleksi.

Dengan demikian, sebut Syahfrizal, yang melanjutkan tongkat estapet pembangunan khususnya di Kota Binjai ini harus dilakukan dan diisi oleh generasi qurani, yang cinta dan hafal Alquran.

“Insya Allah mereka anak-anak yang smart dan punya pendirian yang lebih kokoh terhadap nilai-nilai kebenaran yang merupakan modal utama untuk menghadapi tantangan zaman di masanya kelak,” imbuhnya. (a03)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2