Waspada
Waspada » Skema Jalur Lintas Jika Ruas Jalan Utama Medan-Berastagi Terganggu
Headlines Sumut

Skema Jalur Lintas Jika Ruas Jalan Utama Medan-Berastagi Terganggu

Kapolres T. Karo AKBP Yustinus Setyo SH, S. IK di dampingi Dandim 0205/T. Karo Letkot Kav. Yuli Eko Hadiyanto S. Sos saat berada di sekitar lokasi longsor. Skema Jalur Lintas Jika Ruas Jalan Utama Medan-Berastagi Terganggu. Waspada/Ist
Kapolres T. Karo AKBP Yustinus Setyo SH, S. IK di dampingi Dandim 0205/T. Karo Letkot Kav. Yuli Eko Hadiyanto S. Sos saat berada di sekitar lokasi longsor. Skema Jalur Lintas Jika Ruas Jalan Utama Medan-Berastagi Terganggu. Waspada/Ist

TANAH KARO (Waspada): Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo SH. S. IK meminta masyarakat Karo maupun warga pengguna jalan Nasional jurusan Medan-Berastagi di musim hujan agar selalu waspada menghindari kecelakaan akibat jalan licin.

Hal ini disebutkannya kepada Waspada.id melalui telepon selulernya, Jumat (4/12) di sekitar lokasi bencana longsor jalan provinsi, Karo-Langkat wilayah Desa Sukatepu.

Kapolres Karo mengimbau, bila warga harus melakukan perjalanan dari Karo menuju Medan melalui jalur Deli (Medan-Berastagi) di musim penghujan, sebaiknya menyiapkan stok makanan manakala ada hambatan di jalan akibat longsor.

Sebelum bantuan datang untuk membersihkan jalan, anggota keluarga maupun teman-teman di dalam mobil bisa memanfaatkan bahan makanan agar tidak kelaparan, mengingat jurusan ini kerap terjadi longsor yang mengganggu arus lalulintas, katanya.

Sementara, bila lalulintas pada ruas jalan utama Medan-Berastagi terganggu, sedangkan warga maupun wisatawan yang masih berada di wilayah hukum Polres T. Karo dan terpaksa ke Medan, maka disarankan melalui jalan alternatif.

Skema ruas jalan alternatif menuju Medan dari Karo selain dari jalan utama adalah jalan provinsi Kabanjahe-Simpang Sinaman-Desa Talimbaru-Simpang Tiga Bawang-Desa Cingkes-Simpang Tiga belok kiri ke Saran Padang, lanjut Bangun Purba-Lubuk Pakam-Medan.

Skema ruas jalan alternatif Tanah Karo-Langkat yakni Kabanjahe-Simpang Empat-Naman Teran-Kuta Rayat-Pamah Simelir-Namo Ukur-Binjai, masuk tol Megawati keluar tol Helvetia.

Jika arus lalulintas pada jalan utama terjadi di titik longsor seputaran Sibolangit, maka pengendara bisa melintasi rute alternatif Bandar Baru-Desa Martelu-Desa Sukamaju-Simpang Desa Basukum-Penen-Delitua.

Skema atau rute jalan ini perlu diketahui secara umum, agar wisatawan atupun warga dari Kabupaten Karo hendak menuju Medan atau sebaliknya, sementara jalur Medan-Berastagi terganggu, maka jalur alternatif dapat digunakan.

Untuk saat ini kata Kapolres, ruas jalan Karo-Langkat tepatnya di wilayah Desa Sukatepu sedang diupayakan pembukaan jalur yang tertutup longsor. Sekitar pukul 16.30 satu jalur sudah terbuka, namun jalur lainya sedang dibuka agar Lalulintas lancar, yang dibantu masyarakat dan personel Polri dan TNI kata Kapolres T. Karo AKBP. Yustinus Setyo, SH, S.IK.

Dandim 0205/T. Karo Letkol Kav. Yuli Eko Hadiyanto S. Sos menyebutkan, meskipun di dalam gotong royong kerjanya harus kerjabakti, tetapi harus menjaga jarak dan mengikuti Prokes agar tidak muncul kluster baru Covid-19, tambahnya.

Plt. Kepala BPBD Karo Nail Perangin-angin SH menyebutkan, bencana longsor yang menyebabkan tiang listrik tumbang sehingga arus listrik terganggu, saat ini sedang dibuka.

Hal ini sudah dikordinasikan dengan pihak PU Binamarga Provinsi, agar secepatnya menurunkan alat berat untuk membersihkan ruas jalan, jelasnya.

Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan UPT. JJ Kabanjahe Sartono Sitepu ST mengatakan sesuai data, peristiwa longsor yang terjadi pada ruas jalan provinsi Karo-Langkat, Jumat (4/12) ada dua titik longsor dan saat ini alat berat menuju lokasi peristiwa untuk membersihkan material longsor agar lalulintas kembali normal, jelasnya. (a06)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2