"Si Jago Merah" Kembali Mengganas, Empat Rumah Rata Dengan Tanah
banner 325x300

“Si Jago Merah” Kembali Mengganas, Empat Rumah Rata Dengan Tanah

  • Bagikan
"Si Jago Merah" meluluhlantakkan empat rumah di Kota Tanjungbalai. Waspada/Ist
"Si Jago Merah" meluluhlantakkan empat rumah di Kota Tanjungbalai. Waspada/Ist

TANJUNGBALAI (Waspada) : Hanya berselang dua hari pasca kebakaran di Kel Matahalasan Kec Tanjungbalai Utara, “Si Jago Merah” kembali mengganas dan meluluhlantakkan empat rumah di Jln Arteri Lingk III Kel Sirantau Kec Datukbandar Kota Tanjungbalai, Rabu (16/6) pagi.

Tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polres Tanjungbalai.

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tanjungbalai, Indra Adiguna menjelaskan keempat rumah terbuat dari kayu sehingga sangat mudah terbakar. Keempat rumah itu milik Murni Nanda, 25, Mahadir Nasution, 35, Rahmad Riadi, 38, dan Suaib, 25 semuanya warga Jln Arteri Lingk III Kel. Sirantau Kec. Datuk Bandar Kota Tanjungbalai.

Berdasarkan keterangan saksi Syuaib ujar Indra, saat kejadian dirinya baru bangun dan ingin membuka tokonya, namun seketika saksi melihat ada kumpulan asap dari rumah Murni Nanda. Melihat adanya asap tersebut, saksi berlari ke luar rumah dan meminta tolong kepada warga sekitar untuk memadamkan api.

Namun api semakin besar, warga tidak sanggup memadamkan api sehingga diputuskan untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran. Pukul 07.45 WIB mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian.

Petugas pemadam cukup kesulitan untuk masuk ke lokasi karena sempat terhadang oleh warga yang melihat kejadian. Api diduga berasal dari korsleting listerik dengan kerugian materil ditaksir sekitar Rp150 juta. Api dapat dipadamkan pada pukul 08.30 WIB dengan menggunakan empat mobil Pemadam Kebakaran Pemko Tanjungbalai.

Sementara Evi, 36, dan suaminya, Rahmad Riadi, 37, berlinang air mata tak kuasa melihat kobaran api meluluhlantakkan ‘istana’ mereka. Pasutri ini hanya bisa pasrah melihat rumah yang menjadi tempat mereka bernaung kini menjadi arang.

Rahmad Riadi yang kesehariannya tukang pangkas tidak menyangka bahwa rumahnya habis dilalap si jago merah. Tidak ada barang yang bisa diselamatkan kecuali baju di badan. (A21/a22)

Baca juga:

Si Jago Merah Mengganas, Tujuh Rumah Ludes Terbakar

  • Bagikan