Sesosok Mayat Ditemukan Di Aliran Sungai Pelawi

Sesosok Mayat Ditemukan Di Aliran Sungai Pelawi

  • Bagikan
PERSONEL Polsek P. Brandan turun ke lokasi tempat penemuan mayat yang tenggelam di Sungai Pelawi di Desa Teluk Meku, Kec. Babalan. Waspada/Ist
PERSONEL Polsek P. Brandan turun ke lokasi tempat penemuan mayat yang tenggelam di Sungai Pelawi di Desa Teluk Meku, Kec. Babalan. Waspada/Ist

P. BRANDAN (Waspada): Amran, pemancing udang galah menemukan sesosok mayat lelaki mengambang dengan kondisi sudah membusuk di aliran sungai Pelawi di Dusun V Medan Dua, Desa Teluk Meku, Kec. Babalan, Minggu (26/9) petang.

Mayat tersebut terlihat mengambang di sela-sela tumbuhan eceng gondok. Temuan ini langsung dilaporkan Amran, 53, kepada Kadus V Medan Dua, Desa Teluk Meku, Samran Ginting, kemudian perangkat desa tersebut segera menghungi pihak kepolisian setempat.

                                             

Mendapat laporan tentang penemuan mayat, sejumlah personel kepolisian dari Polsek P. Brandan yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda W. Situmorang segera turun melakukan pengecekan ke tempat kejadian peristiwa.

Sesosok mayat yang sudah dalam kondisi membengkak dan sudah berulat tersebut dievakuasi ke daratan dan pihak kepolisian kemudian menghubungi petugas medis dari Puskesmas Securai, Kec. Babalan.

Dari hasil pemeriksaan dr. Jhoninater Samosir, sosok pria ini diperkirakan telah dua hari lalu meninggal dunia. Di tubuh korban tidak ada ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Korban diduga meninggal akibat tenggelam.

Di tengah berlangsung pemeriksaan medis, tiba-tiba datang seorang ibu, Mahani, warga Jl. Stasiun KA, Kel. Berandan Timur Baru, Kec. Babalan. Sang ibu itu menyatakan bahwa puteranya atas nama Muhammad Safrizal sudah empat hari tidak pulang ke rumah.

Pada saat yang sama, putra dari Mahani yang bernama Agus Setiawan datang dan setelah ia melihat, ternyata mayat tersebut adalah abang kandungnya atas nama Muhammad Safrizal, 26. Pengakuan Agus setelah melihat ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan korban.

Kapolsek P. Brandan AKP PS Simbolon, SH kepada Waspada, Senin (27/9) mengatakan, hasil visum et revertum tidak ditemukan tanda kekerasan. Mayat korban, katanya, diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. (a10)

  • Bagikan