Waspada
Waspada » Sesak Saat Bermasker Jadi Kendala Prokes Petugas Kebersihan 
Sumut

Sesak Saat Bermasker Jadi Kendala Prokes Petugas Kebersihan 

Petugas saat melakukan rutinitasnya memungut sampah dan mengangkutnya ke TPA agar Kota Padangsidimpuan bersih dan bebas sampah. Waspada/Syarif Ali Usman

P.SIDIMPUAN (Waspada): Sesak saat memakai masker merupakan salah satu kendela penerapan protokol kesehatan (prokes) bagi petugas kebersihan di Padangsidimpuan.

Para pekerja mengaku tidak nyaman saat memakai masker utamanya saat bekerja.

“Pekerjaan kami bertimbun dan harus selesai sesuai jadwal, jika bermasker dan memyebabkan kami sesak napas, kerja kami tak selesai sesuai jadwal yang ditentukan,” ungkap Budianto bersama Arman, petugas pengangkut sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota P.Sidimpuan, saat dijumpai di Jalan SM Raja, P.Sidimpuan, Rabu (25/11).

Bekerja sebagai petugas kebersihan, harus membersihkan sampah atau limbah apapun yang sudah dibuang warga, dengan memungutnya dari bak sampah yang sudah disediakan Pemko, kemudian mengangkutnya dan mengumpulkannya di lokasi TPA.

Namun dalam melaksanakan pekerjaan sehari- hari itu, mereka lebih memilih dan merasa nyaman bila tidak memakai masker, meskipun atasan yang membawahi mereka selalu memberikan masker dan alat pelindung diri (APD) lainnya serta menghimbau agar melaksanakan prokes.

Selain itu, kata mereka honor dan perlengkapan kenderaan juga tetap lancar.

“Gimanalah, pake masker sesak ga pakai melanggar prokes, jadi pakai masker saat ada atasanlah,” ujar mereka.

Hal yang sama juga disampikan Arman, petugas kebersihan yang mengangkut sampah dengan kenderaan roda tiga saat di jumpai di lokasi Bak Sampah Jalan MT Haryono P.Sidimpuan. dia juga mengaku sesak saat memakai masker.

Dia bersama teman kerjanya yang berada di lokasi itu juga mengaku mendapatkan jatah masker dan APD lainnya dari piihak atasannya.

Katanya mereka juga selalu dihimbau agar mematuhi prokes dan hal itu tidak berbeda dengan teman kerja lainnya yang berjumlah sedikitnya 300 orang.

Kata Arman, sejauh yang dia lihat seluruh pekerja kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup di daerah itu sama seperti dirinya yang enggan memakai masker karena berbagai hal, namun umumnya karena sesak saat memakai alat pelidung diri tersebut.

Meskipun begitu, ujar Arman, wabah Corona Covid-19 sudah berlangsung hampir delapan bulan, dan mereka tetap bekerja tampa terkecuali, namun dari 300 lebih petugas kebersihan di kota tersebut belum satupun yang terkomfirmasi terinfeksi Covid-19.

“Jangankan terinfeski, gejala corona juga tidak ada meskipun kami tetap bekerja membersihkan dan mengumpulkan sampah,” ujar Arman. (a31)

Keterangan gambar:
Petugas saat melakukan rutinitasnya memungut sampah dan mengangkutnya ke TPA agar Kota Padangsidimpuan bersih dan bebas sampah. Waspada/Syarif Ali Usman

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2