Sering Jual SS Di Depan Warung, Diringkus Polres P.Siantar

  • Bagikan
Pria An, 19, diringkus Satres Narkoba Polres Kota Pematangsiantar di depan warung Buk TG di Jl. Sisingamangaraja, Kel. Bane, Kec. Siantar Utara, Minggu (5/12) pukul 13:00, karena diduga sering menjual narkotika jenis sabu-sabu (SS) dan menyita barang bukti SS dan barang bukti lainnya dari An.(Waspada-Edoard Sinaga)
Pria An, 19, diringkus Satres Narkoba Polres Kota Pematangsiantar di depan warung Buk TG di Jl. Sisingamangaraja, Kel. Bane, Kec. Siantar Utara, Minggu (5/12) pukul 13:00, karena diduga sering menjual narkotika jenis sabu-sabu (SS) dan menyita barang bukti SS dan barang bukti lainnya dari An.(Waspada-Edoard Sinaga)

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Seorang pria, An, 19, warga Kec. Siantar Utara, diduga sering menjual narkotika jenis sabu-sabu (SS), diringkus Satres Narkoba Polres Pematangsiantar.

Satres Narkoba meringkus An di depan warung Buk TG di Jl. Sisingamangaraja, Kel. Bane, Kec. Siantar Utara pada Minggu (5/12) pukul 13:00. Barang bukti SS dan barang bukti lainnya turut disita dari An saat An diringkus.

Kapolres AKBP Boy SB Siregar melalui Kasubbag Humas AKP Rusdi Ahya dan Kasat Narkoba Iptu Rudi SH Panjaitan menyebutkan, Rabu (8/12) siang, An dapat diringkus setelah adanya informasi dari masyarakat, Minggu (5/12) pukul 12:30 yang menyebutkan ada seorang pria yang sering menjual narkotika jenis SS di depan warung Buk TG di Jl. Sisingamangaraja.

Informasi itu ditindaklanjuti Kasat Narkoba dengan memerintahkan personel Satres Narkoba berangkat ke lokasi yang disebutkan masyarakat itu untuk melakukan penyelidikan.

Ketika tiba di lokasi yang disebutkan masyarakat itu, terlihat seorang pria yang dicurigai sedang  duduk di depan warung Buk TG.

Penyergapan segera dilakukan personel Satres Narkoba dan meringkus pria itu serta diketahui bernama An.

Namun, saat penyergapan dilakukan, terlihat An menjatuhkan sesuatu dari tangan kanannya dan ketika benda itu diambil serta diperiksa, ternyata tiga paket SS dengan berat 0,61 gram, satu unit HP merek Vivo dan uang penjualan SS Rp200 ribu.

Personel Satres Narkoba juga menginterogasi An dan bertanya tentang kepemilikan SS itu. An mengakui SS itu miliknya yang dibeli dari P. Pengembangan segera dilakukan terhadap P, namun belum berhasil dan setelah seluruh barang bukti yang disita dari An dikumpulkan, An bersama barang bukti dibawa ke markas Satres Narkoba.

Menurut Kasubbag Humas, An telah menjalani proses pemeriksaan dan penyelidikan serta ditahan dan saat ini sedang melengkapi administrasi penyidikannya dan selanjutnya dikirimkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).(a28/C).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *