Seorang Warga Langkat Dikabarkan Positif Terpapar Corona

Seorang Warga Langkat Dikabarkan Positif Terpapar Corona

  • Bagikan
SEORANG warga Besitang yang baru pulang dari Malaysia telah didata petugas Puskesmas. Waspada/Asrirrais
SEORANG warga Besitang yang baru pulang dari Malaysia telah didata petugas Puskesmas. Waspada/Asrirrais

LANGKAT (Waspada): Seorang warga Langkat dikabarkan positif terpapar virus corona (Covid-19).

Pasien perempuan berumur 51 tahun itu menurut informasi dirawat intensif di Rumah Sakit Haji Adam Malik (HAM), Medan.

Menurut informasi dari pegawai Dinkes Langkat, pasien berinsial, TH, 51, ini memiliki riwayat perjalanan ke Yerusalem. Pasien ini sejak 15 Maret 2020 telah ditempatkan di ruang isolasi di RS HAM.

Informasi adanya seorang warga Langkat yang terpapar virus corona ini sudah beredar luas dan menimbulkan rasa kecemasan bagi warga Langkat. Warga berharap, virus yang mematikan ini tidak menyebar ke Langkat.

Plt Kadis Kesehatan Kab. Langkat dr Sofyan Armaya saat dimintai Waspada konfirmasinya, Jumat (20/3), terkait adanya informasi bahwa ada seorang warga Langkat terpapar virus corona, enggan memberikan keterangan secara terbuka.

“Kita gak bisa jawab, tanya saja ke provinsi,” ujar mantan Direktur Utama RSUD Tanjung Pura itu singkat sembari beralasan, terkait dengan masalah ini ada jurubicaranya, yakni pusat, provinsi dan kabupaten atau datang saja ke Posko Informasi di sana ada datanya.

Deteksi Kepulangan WNI

Mengantisipasi penyebaran virus corona (Civid-19), tim medis dari Puskesmas di Langkat mendata sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru saja pulang dari luar negeri dengan mendatangi warga dari rumah ke rumah.

Seperti yang dilakukan Puskesmas Besitang, tim medis mendatangi rumah warga yang baru pulang dari negeri jiran Malaysia secara door to door untuk dilakukan pendataan. Namun, ada beberapa warga Kel. Bukitkubu, yang baru pulang dari Malaysia luput dari perhatian.

Zulkifli, mantan pekerja di perusahaan Dream Master mengatakan, ia bersama dua rekannya, M. Mukhlis dan Indi Ferdiansyah, pulang dari Serawak via jalur darat ke Kalimantan pada 5 Mei lalu.

Kemudian dari Kalimantan mereka naik pesawat menuju bandara Kualanamu.  “Kami belum ada didata,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Besitang dr Safitri dikonfirmasi Waspada menjelaskan, sampai saat ini pihaknya sudah mendata 40 orang warga Besitang yang baru pulang dari luar negeri.

Katanya, proses pendataan masih terus berlangsung.

“Kami sifatnya baru sebatas mendata dan kalau ada gejala diisolasi di rumah selama 14 hari,” ujarnya seraya menyarankan kepada warga yang baru pukang dari luar negeri kalau ada yang merasakan ada gejala deman dan lainnya, maka segera laporkan ke Puskesmas.

Kapus menambahkan, pihak memperoleh data warga dari aparat kelurahan dan desa. Namun, begitu, lanjutnya, jika ada bidan desa yang mengetahui ada warga yang baru pulang dari luar negeri, maka langsung didata. (a02)

  • Bagikan