Waspada
Waspada » Seorang Petani Tikam Tetangga Karena Diejek
Sumut

Seorang Petani Tikam Tetangga Karena Diejek

HP diduga pelaku penikaman saat diamankan warga di kantor Kepala Desa Bandar Sauhur.

SIMALUNGUN (Waspada): Seorang petani menikam tetangganya karena diejek.

Petani berinisial, HP, 35, warga Dusun Bandar Mariah, Desa (Nagori) Bandar Sauhur, Kec. Purba, Kab. Simalungun, itu tega menghabisi nyawa tetangga sekampungnya, Plores Panjaitan, 36, Rabu (1/7) sore.

Kapolsek Purba, Iptu M.Sinaga, melalui Kasubbag Humas Polres Simalungun, AKP Lukman Hakim Sembiring, saat dihubungi Kamis (2/7), membenarkan adanya peristiwa perkelahian yang menyebabkan hilangnya nyawa seorang warga di Desa Bandar Sauhur, Kec. Purba.

” Kejadiannya, Rabu (1/7) sekira pukul 16.45 dan dilaporkan pukul 17.30 Wib oleh Kepala Desa (Pangulu) Bandar Sauhur, Jekson Purba,” kata AKP Lukman Hakim.

Kasus pertumpahan darah persis di Hari Bhayangkara (1 Juli) tersebut sempat membuat warga setempat menjadi heboh. Warga tidak menyangka, karena masalah kecil hingga berakibat hilangnya satu nyawa manusia.

Kejadian berawal disebutkan hari itu sekira pukul 16.45, pelaku tiba di Dusun Bandar Mariah sepulang dari Seribudolok setelah minum tuak. Kemudian, pelaku mendengar kata ejekan dari si korban (Plores Panjaitan) yang mengatakan pelaku sudah mabuk.

Tak terima disebut sudah mabuk, HP mendatangi Plores Panjaitan dan mereka cekcok mulut. Di saat cekcok mulut, korban memukul pelaku dengan menggunakan sepotong kayu bulat.

Kemudian pelaku pulang ke rumahnya, mengambil pisau dan menemui korban sehingga terjadi kembali perkelahian dan pada saat itu pelaku menikamkan pisau yang dipegangnya tepat mengenai ulu hati korban.

Meski sudah terkena tikaman, korban masih sempat lari ke arah rumahnya. Namun sebelum sampai ke rumahnya, korban berbalik arah lagi ke jalan dan terjatuh di jalan tersebut dalam keadaan posisi terlentang, kaki tertekuk ke belakang.

Warga yang melihat kejadian segera memberikan pertolongan, namun korban telah menghembuskan nafas terakhirnya dan meninggal dunia di TKP dalam kondisi berlumuran darah.

Setelah mendapat laporan dari Kepala Desa Bandar Sauhur, petugas Polsek Purba turun kelapangan melakukan cek TKP, membawa korban ke RSU Pematangsiantar untuk autopsi, menyita barang bukti berupa 1 batang kayu panjang 30 Cm, 1 helai kaus dalam/singlet warna putih berlumuran darah,1 potong celana panjang berlumuran darah, sedangkan pisau masih dalam pencarian.

Sementara, setelah melakukan penikaman HP langsung lari meninggalkan TKP dan berhasil ditangkap Polisi dan masyarakat.

” Saat ini pelaku HP sudah diamankan di Polres Simalungun,” ujar Lukman Hakim.(a27)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2