Sempat Surut, Banjir Di Sergai Kembali Naik

  • Bagikan
Warga tampak melintasi jalan Dusun III Desa Sei Rampah Kec. Sei Rampah yang kembali digenangi banjir, Rabu (17/11) pagi, dua hari sebelumnya banjir di Sei Rampah sempat surut.(Waspada/Edi Saputra)
Warga tampak melintasi jalan Dusun III Desa Sei Rampah Kec. Sei Rampah yang kembali digenangi banjir, Rabu (17/11) pagi, dua hari sebelumnya banjir di Sei Rampah sempat surut.(Waspada/Edi Saputra)

SEIRAMPAH (Waspada): Meski debit banjir di Kec. Sei Rampah dan Kec. Tanjung Beringin Kab. Serdangbedagai (Sergai) sempat surut dalam beberapa hari terakhir, Rabu (17/11) pagi debit banjir kembali naik sekitar 20 centimeter.

Eka Pertiwi, 38, warga Dusun III Kampung Mandailing Desa Sei Rampah Kec. Sei Rampah kepada Waspada.id, Rabu pagi menuturkan banjir yang terjadi sempat surut selama dua hari terakhir, sebelumnya banjir masuk ke dalam rumahnya hampir satu meter.

“Semalam (Selasa) saya bersih-bersih rumah karena banjir di dalam sudah kering dan rencananya hari ini mau tinggal di rumah karena selama ini mandah (menumpang) di rumah keluarga di Dusun I Sei Rampah dan makan di dapur umum posko bencana”, terang Eka Pertiwi.

Namun tiba-tiba lanjut ibu dua anak tersebut, Rabu pagi sekira pukul 07:15 banjir kembali naik sekitar 20 centimeter dan beberapa centimeter lagi masuk ke dalam rumah, sehingga istri dari Ramadhan tersebut mengurungkan niatnya untuk tinggal di rumah karena khawatir banjir terus naik.

Hal senada diutarakan Budi Daulay, 33, warga Dusun IX Desa Firdaus Kec. Sei Rampah, dua hari terakhir banjir telah surut, sebelumnya air di dalam rumah mencapai satu meter telah kering dan sudah dibersihkan, rencana akan ditempati hari ini.

” Namun pagi ini tiba-tiba banjir naik lagi dan air kembali masuk ke dalam rumah sekitar 20 centimeter sehingga batal ditempati karena khawatir banjir semakin parah”, keluh Budi Daulay seraya menbahkan selama banjir mandah di rumah keluarga di Desa Simpang Empat dan Desa Sei Rampah.

Camat Sei Rampah Rahmat Suhendra Damanik kepada Waspada.id membenarkan debit banjir kembali naik sejak Rabu pagi dengan ketinggian mencapai 20 centimeter sehingga 2.100 rumah di 5 Desa di Kec. Sei Rampah kembali terendam banjir.

“Selain tingginya curah hujan yang turun mengakibatkan naiknya debit, diperparah banjir kiriman dari hulu Sungai Bedagai, kita khawatir banjir terus naik karena menurut informasi di hulu sungai hujan masih terus turun”, ungkap Hendra.

Camat Tanjung Beringin Elmiati juga menyatakan banjir kembali naik sejak Rabu pagi akibat tingginya curah hujan sehingga 1.541 rumah di Kec. Tanjung Beringin masih tergenang banjir. (a15/C)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *