Seleksi Kompetensi CPPPK Guru Tahap Pertama Di Pematangsiantar Diikuti 253 Peserta

Seleksi Kompetensi CPPPK Guru Tahap Pertama Di Pematangsiantar Diikuti 253 Peserta

  • Bagikan
Seleksi kompetensi CPPPK guru di Kota Pematangsiantar, yang diikuti 253 peserta, tahap pertama pada 13-16 September 2021 dan dilaksanakan di dua laboratorium SMPN 1, Jl. Merdeka, seperti terlihat Rabu (15/9).(Waspada-Edoard Sinaga).
Seleksi kompetensi CPPPK guru di Kota Pematangsiantar, yang diikuti 253 peserta, tahap pertama pada 13-16 September 2021 dan dilaksanakan di dua laboratorium SMPN 1, Jl. Merdeka, seperti terlihat Rabu (15/9).(Waspada-Edoard Sinaga).

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Seleksi kompetensi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) guru tahap pertama di Kota Pematangsiantar diikuti 253 peserta.

“Seleksi kompetensi CPPPK tahap pertama ini berlangsung pada 13-16 September 2021,” sebut Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Rosmayana melalui Kasi Pembinaan PTK SMP Jalatua Hasugian saat melakukan pengawasan seleksi di SMPN 1, Jl. Merdeka, Rabu (15/9).

Jalatua menyebutkan, SMPN 1 ditunjuk menjadi lokasi seleksi kompetensi CPPPK dan dilaksanakan di dua ruang laboratorium sekolah. “Tiap kelas terbagi atas dua sesi, dimana sesi pertama sebanyak 20 peserta serta dimulai pukul 07:00-11:00 dan sesi kedua dengan jumlah peserta yang sama mulai pukul 13:00-17:00.”

Menurut Jalatua, hasil seleksi kompetensi CPPPK guru itu akan diumumkan pada 24 September 2021 dan pengumuman hasil seleksi itu dapat disanggah peserta CPPPK guru mulai 24-27 September 2021.

“Seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan seleksi CPPPK guru sudah diatur Kemendikbudristek. Bahkan, soal yang diujikan pun, tidak boleh diketahui siapa pun, termasuk Disdik tiap daerah atau pengawas ujian saat ujian berlangsung,” tegas Jalatua.

Menurut Jalatua, kode token untuk membuka komputer secara online, hanya bisa diaktifkan sesuai waktu yang sudah ditentukan pusat. “Sistim seleksi menggunakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dari Kemendikbudristek.”

“Jangan beranggapan kalau Disdik sudah mengetahui soal yang akan diujikan pada saat ini. Kami pun tidak boleh membuka meski kode token sudah kami pegang, sebab yang bisa membukanya hanya pusat dan waktunya pun sudah ditentukan,” imbuh Jalatua.

Jalatua menambahkan hasil seleksi kompetensi CPPPK guru itu akan mengisi 81 posisi lowong PPPK guru, yang nantinya ditempatkan di sekolah-sekolah yang membutuhkan. “Dengan syarat, lulus ambang batas (passing grade) di seleksi kompetensi teknis saat ini.”(a28/C).

  • Bagikan