Waspada
Waspada » Sejumlah Pimpinan Organisasi Beri Waktu 7 x 24 Jam Untuk Memberantas Tempat Maksiat
Headlines Sumut

Sejumlah Pimpinan Organisasi Beri Waktu 7 x 24 Jam Untuk Memberantas Tempat Maksiat

APARAT Kel. Brandan Brandan Timur, Kec. Babalan, sweeping ke lokasi permainan jackpot dan tembak ikan. Waspada/Ist
APARAT Kel. Brandan Brandan Timur, Kec. Babalan, sweeping ke lokasi permainan jackpot dan tembak ikan. Waspada/Ist

P. BRANDAN (Waspada): Sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan di P. Brandan meminta seluruh kegiatan usaha yang beroma maksiat, baik di Jl. Baru, Kel. Alurdua, Kec. Sei. Lepan, maupun bisnis perjudian di wilayah P. Brandan agar ditindak.

Para pimpinan organisasi ini melayangkan surat ke sejumlah instansi terkait dengan tujuan meminta agar menindak tegas usaha ilegal yang meresahkan masyarakat. Mereka memberi deadline 7 x 24 jam terhitung mulai, Senin (16/11).

Jika permintaan untuk menertibkan kegiatan usaha patologis ini tidak diindahkan aparat yang berwenang, para pimpinan organisasi menguktimatum mereka akan turun untuk mengambil tindakan sendiri dengan kekuatan umat.

Warga sudah merasa tak nyaman terhadap aktivitas usaha di Jalan Baru yang kerab menghidupkan suara musik cukup keras dan di lokasi ini juga kerab terjadi tindak kejahatan, termasuk ajang kencan kalangan muda mudi yang melanggar norma budaya dan agama.

Tidak hanya penertiban di Jalan Baru, tapi para pemuka masyarakat dan tokoh agama juga meminta agar tempat hiburan karaoke yang menyedikan miras, prostitusi, termasuk perjudian di P. Brandan harus diberantas.

Merespon tuntutan para pimpinan organisasi ini, aparatur kelurahan Brandan Timur, Kec. Babalan, Rabu (18/11), melakukan aksi sweeping ke sejumlah lokasi yang selama ini disinyalir dijadikan sebagai tempat perjudian tembak ikan dan jackpot.

Ada empat lokasi perjudian yang di-sweeping, namun saat itu tidak ada ditemukan aktivitas permainan judi yang berkedok ketangkasan. Meskipun begitu, lurah menghimbau kepada para pemilik tempat untuk menutup usahanya.

Camat Sei. Lepan, M. Iqbal, dikonfirmasi Waspada.id mengatakan, pihaknya secara resmi telah melayangkan surat kepada para pemilik warung, termasuk kepada pengelola usaha jackpot. Ia menghimbau agar aktivitas usaha ini supaya segera dihentikan.

“Kami juga bersama Polsek dan Koramil telah melakukan razia ke lokasi di Jalan Baru,” ujar Iqbal sembari menambahkan, esok Satpol PP rencananya turun ke lapangan untuk meninjau lokasi warung-warung yang dibangun tanpa izin di kawasan Jalan Baru. (a10)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2