Waspada
Waspada » Sejak Beroperasi, 2 Orang Meninggal Dunia Di Kolam Renang Bima Utomo
Sumut

Sejak Beroperasi, 2 Orang Meninggal Dunia Di Kolam Renang Bima Utomo

 

BATANGKUIS (Waspada) : Sejak beroperasi beberapa tahun lalu, Waterpark Bima Utomo yang berlokasi di Desa Sidodadi Kecamatan Batangkuis sudah menelan korban meninggal dunia 2 orang akibat tenggelam di kolam renang.
Berdasarkan catatan Waspada, Sabtu (26/12), korban pertama yang meninggal dunia yakni Suningsih,40, warga Desa Deli Muda Hulu Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai. Ini terjadi pada tahun 2018 tepatnya hari Minggu (14/1) siang.
Saat itu korban bersama suami dan keluarga serta tetangganya berjumlah 10 orang pergi dari rumahnya dengan tujuan ke kolam renang Waterpark Bima Utomo Batangkuis menggunakan angkot Rajawali.
Sesampainya di lokasi, mereka kemudian menyewa pondok yang disediakan pihak pengelola sebagai tempat beristirahat. Beberapa menit istirahat di pondok, mereka mandi-mandi di kolam renang yang ada di lokasi dengan berbagai ukuran.
Selesai mandi-mandi di kolam renang, sekeluarga ini kemudian berpindah ke lokasi lain yang berada persis disamping kolam renang untuk mencoba berbagai fasilitas lain yang ada termasuk menggunakan speed boat.
Namun naas menimpa korban, saat di speed boad dan mengelilingi kolam speed boat yang dinaikinya terbalik dan seketika itu korban terjatuh ke dalam kolam tersebut. Warga dan pengunjung lainnya yang mengetahui kejadian mencoba melakukan pertolongan dengan mengangkat korban serta memberikan nafas buatan begitu juga pihak pengelola.
Setelah berhasil dievakuasi dari kolam, pihak pengelola kemudian melarikan korban ke Klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Namun, pihak klinik menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia.
Mendengar jawaban pihak klinik tentang hal ini, suami korban Susanto,41, yang ikut ke klinik kemudian menjerit histeris, begitu juga tetangga korban yang ikut dalam rombongan.
Pihak pengelola kolam renang hari itu juga membawa jenazah korban ke rumahnya sembari memberikan santunan.
Hal serupa kembali terjadi tahun 2020 tepatnya hari Jum’at (25/12) sore menimpa Muhammad Yusrin Yasin,7, warga Jl. Tuasan Gg. Aman No. 2 Lingkungan IX Kel. Siderejo Hilir Kecamatan Medan Tembung.
Saat itu, korban datang ke lokasi bersama ibunya Yusniar, 45, dan pamannya M. Suprapto, 54 bermaksud mandi-mandi di kolam renang Waterpark Bima Utomo di Dusun 1 Desa Sidodadi Kecamatan Batangkuis.
Saat berdiri ke atas, tiba-tiba korban terpeleset dan jatuh ke kolam renang dengan kedalaman 2 meter dan tenggelam. Mengetahui korban jatuh, keluarga korban menjerit minta pertolongan. Jeritan inipun didengar life guard (penjaga kolam) dan langsung menyelam menolong korban kemudian membawanya menggunakan sepeda motor ke Klinik Puja di Jl Besar Medan-Batangkuis.
Karena kondisinya kritis, oleh petugas medis Klinik Puja disarankan korban dibawa ke Rumah Sakit Citra Medika Pasar X Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan. Sesampainya di RS Citra Medika korban sempat mendapat pertolongan namun sekitar pukul 16.00 Wib korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RS. Citra Medika.
Sementara itu, salah seorang penanggungjawab Waterpark Bima Utomo, Eko, yang dikonfirmasi hal mengatakan bahwa kejadian ini merupakan sebuah musibah. “Ini merupakan musibah dan kami pun tidak mau ini terjadi. Sudah laa jangan dibesar-besarkan lagi masalahnya”ujar Eko. (a14/B)

Teks foto :

JENAZAH Suningsih,40, warga Desa Deli Muda Hulu Pasar Bengkel Kecamatan Perbaungan Kabupaten Sergai yang tewas di kolam renang Waterpark Bima Utomo Batangkuis saat berada di Angkot Rajawali, Minggu (14/1) siang. (Waspada/Khairul K Siregar/B)

Teks foto :

PETUGAS medis RS Citra Medika memeriksa jenazah M Yusrin Yasin,7, warga Medan Tembung yang meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang Waterpark Bima Utomo Batangkuis, Jum’at (25/12) sore. (Waspada/Ist)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2