Waspada
Waspada » Satu Orang Diisolasi, 8 Dalam Pengawasan Mandiri
Headlines Sumut

Satu Orang Diisolasi, 8 Dalam Pengawasan Mandiri

POSKO Informasi dan Pelaporan Corona Virus (Covid-19) Dinkes Langkat Langkat. Waspada/Asrirrais
POSKO Informasi dan Pelaporan Corona Virus (Covid-19) Dinkes Langkat Langkat. Waspada/Asrirrais

LANGKAT (Waspada): Satu orang warga Kab. Langkat terpaksa diisolasi dan delapan orang lainnya dalam satus pengawasan mandiri. Sampai sejauh ini belum dapat dipastikan apakah warga yang diisolasi positif atau negatif terserang virus corona.

Para warga ini kabarnya rombongan jamaah tabligh akbar yang baru pulang dari Malaysia pada 15 Maret lalu. Mereka mengalami deman dan batuk-batuk, kemudian mereka memeriksakan kesehatannya di salah satu rumah sakit.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Langkat, dr Indra Salahuddin, dikonfirmasi Waspada, Kamis (19/3), membenarkan bahwa ada satu orang warga yang diisolasi di RS Adam Malik, Medan, kemudian delapan orang lainnya dalam pengawasan mandiri.

Ia mengatakan, tiga orang warga Langkat yang sebelumnya berangkat ke Jerusalem sempat dirawat, namun hasil uji lab, ketiga orang tersebut dinyatakan negatif terserang virus corona.

Menyinggung apakah seorang warga yang saat ini menjalani isolasi di RS Adam Malik positif terserang corona, Sekda menyatakan, hasil uji laboratorium belum ke luar sehingga belum diketahui apakah pasien tersebut terkena virus corona atau hanya demam biasa.

Menunggu Hasil Uji Laboratorium

“Kita masih menunggu hasil uji laboratorium dari Jakarta,” katanya sembari menambahkan, satu korban yang diisolasi, termasuk delapan orang dalam pengawasan mandiri tidak diperbolehkan bepergian ke mana-mana selama 14 hari.

Sekda menambahkan, untuk mengetahui gejala klinis seseorang terserang virus corona bisa saja dibutuhkan proses pemeriksaan 6 atau sampai 7 kali baru kemudian hasilnya dapat diketahui.

Secara terpisah, Plt Kadis Kesehatan Langkat, dr Sofyan Armaya, beberapa kali dihubungi Waspada untuk dimintai konfirmasinya terkait perkembangan terkini virus corona di Langkat tidak mengangkat selularnya.

Kemudian, saat hendak ditemui di kantor Dineks, salah seorang pegawai mengatakan, pimpinan mereka sedang ada rapat. “Kadis sedang rapat,” ujar salah seorang pegawai yang mengenakan masker menutup mulut.

Pantauwan Waspada di Posko Informasi dan Pelaporan Corona Virus (Civid-19) Dinkes Langkat, sampai, Kamis sore, papan data pemantauan kasus corona deeasease 2019 (covid-19) belum ada tecatat kriteria status orang dalam pengawasan (ODP) atau pasien dalam pengawasan (PDP).

Sementara itu, di RSUD Tanjungpura, seorang pasien warga Tanjungpura yang baru pulang dari Jakarta, Selasa (17/3), datang berobat.

Menurut sumber di RSUD itu, pasien tersebut mengalami demam tinggi dengan suhu badan 38 derajat celcius. Pasien sempat dimasukan ke ruang isolasi.

Sumber mengatakan, ia saat merasa khawarir dan tidak berani mendekat karena saat itu mereka tidak memiliki perlengakapan Alat Perlindungan Diri (APD).

“APD baru hari ini didrop Dinkes Langkat,” ujarnya sembari menambahkan, pasien ini tidak sempat menjalani rawat inap dan ia pulang sendiri.

Pegawai senior di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) lebih lanjut menjelaskan, sesuai hasil rekam medik, pasien ini mengidap penyakit Inveksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Namun, hasil diagnosa ini dinilai terlalu dini, sebab pasien ini tak sampai sehari dirawat. (a02)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2