Waspada
Waspada » Sampannya Terbalik, Warga Pangkatan Hilang Di Sungai Kundur
Sumut

Sampannya Terbalik, Warga Pangkatan Hilang Di Sungai Kundur

Masyarakat membantu tim BPBD dan pihak kepolisian menyisir Sungai Kundur, Desa Kampung Padang Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu, mencari korban Arifin Ritonga. Sampannya Terbalik, Warga Pangkatan Hilang Di Sungai Kundur. Waspada/Ist
Masyarakat membantu tim BPBD dan pihak kepolisian menyisir Sungai Kundur, Desa Kampung Padang Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu, mencari korban Arifin Ritonga. Sampannya Terbalik, Warga Pangkatan Hilang Di Sungai Kundur. Waspada/Ist

RANTAUPRAPAT (Waspada): Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu pihak kepolisian, aparatur desa dan masyarakat, berjibaku melakukan pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Kundur, Desa Kampung Padang Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu.

“Ya, benar, ada warga yang hanyut dan sampai saat ini belum ditemukan. Kita masih terus melakukan pencarian dengan menyisir Sungai Kundur hingga ke arah Hilir Sungai Bilah,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Labuhanbatu, Attia Mukhtar Hasibuan SSTP melalui WhatsApp menjawab konfirmasi, Sabtu (17/4).

Attia menyebutkan, pihaknya menerima laporan adanya warga yang hanyut di Sungai Kundur pada Jumat (16/4) siang. Tim BPBD kemudian turun ke lokasi peristiwa itu untuk melakukan pencarian terhadap korban.

“Namun sampai saat ini belum ditemukan. Mohon doanya, semoga korban segera kita temukan,” sebut Attia berharap dukungan dan doa dari masyarakat.

Korban Arifin Ritonga, 36, warga Dusun Pekan Desa Kampung Padang dikabarkan hilang setelah sampan yang ditumpangi bersama adiknya Alimansyah Ritonga terbalik saat menyeberangi Sungai Kundur yang bermuara ke Sungai Bilah, Jumat (16/4) siang. Air sungai sedang naik, apalagi seminggu terakhir daerah ini diguyur hujan deras setiap hari.

Informasi yang dihimpun wartawan, siang itu korban dan adiknya hendak pulang ke rumah, setelah selesai memanen kelapa sawit dari ladang yang berada di seberang Sungai Kundur.

“Kalau ke ladang itu harus menggunakan sampan. Saat menyeberang sungai menuju pulang, sampan mereka oleng dan terbalik,” sebut warga yang turut melakukan pencarian.

Korban hanyut, Arifin Ritonga disebut tidak pandai berenang. Sedangkan adiknya selamat dari peristiwa tragis itu.

“Keterangan dari adik korban, Arifin tidak bisa berenang lalu hanyut. Korban sempat memegang ranting pohon yang menjuntai ke air sungai, tetapi ranting itu patah,” sebut Kapolsek Bilah Hilir melalui Kanit Reskrim Iptu Ilham Lubis saat dihubungi wartawan.

Ia menyebut pihaknya masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban, dan berharap segera ditemukan.(c05).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2