Waspada
Waspada » Sakit Hati Karena Tidak Dikasi Pinjam Uang, Dua IRT Nekad Habisi Nyawa Porta Tumanggor
Sumut

Sakit Hati Karena Tidak Dikasi Pinjam Uang, Dua IRT Nekad Habisi Nyawa Porta Tumanggor

 

SIMALUNGUN (Waspada): Dua ibu rumah tangga (IRT) berinisial PS, 40 dan HT, 45, mengaku nekad menghabisi nyawa tegangganya, Porta Tumanggor, 52, akibat sakit hati karena korban tidap pernah memberi pinjaman uang.

Pengakuan kedua tersangka pelaku pembunuhan Porta Tumanggor, warga Huta Tinggir, Nagori Tano Tinggir, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, terungkap saat Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo menggelar Konferensi Pers di Lapangan Aspol Mapolres Simalungun, Senin (31/5) sekira pukul 14.30 Wib.

” Keduanya (tersangka) mengakui melakukan pembunuhan dan motifnya karena sakit hati  akibat beberapa kali meminjam uang korban tidak pernah diberikan,” ujar Kapolres AKBP Agus Waluyo, didampingi Kasat Reskrim AKP Rachmat Aribowo, SIK MH, Kapolsek Purba Iptu M Sinaga, dan Kanit I/Jatanras Ipda Antonyus Hutahaean SH, MH.

Kapolres menjelaskan, kedua tersangka pelaku dan korban masih bertetangga, sama-sama bertempat tinggal di Nagori Tano Tinggir Kecamatan Purba.

Selain Tim Opsnal Satreskrim Polres Simalungun, keberhasilan pengungkapan kasus pembunuhan tersebut juga dibantu Tim Opsnal Unit 2 Buncil Subdit III Krimum Polda Sumut.

” Kedua pelaku kita amankan dari Hotel Hawai Padang Bulan Medan. Sejumlah barang bukti  juga diamankan dari kedua pelaku, diantaranya ada uang tunai dan barang-barang lainnya”, kata mantan Kapolres Tobasa itu.

Lebih lanjut diterangkan, korban pertama kali ditemukan dalam posisi seolah-olah gantung diri. Dengan kondisi leher terikat kain panjang di gantung di pohon kopi di ladang milik warga setempat. Namun dari hasil pemeriksaan dan olah TKP oleh anggota ada kejanggalan.

” Keberhasilan ini juga berkat bantuan informasi dari masyarakat serta hasil olah TKP, akhirnya kita bisa mengungkap kasus ini,” ungkapnya lagi.

Terakhir dijelaskannya, para pelaku PS dan HT,  akan dijerat pasal 338 KUHPidana subsider 170 KUHPidana ayat (2) dan atau pasal 365 dengan ancaman maksimal 15 tahun.(a27)…..


Ket.gbr: Kapolres AKBP Agus Waluyo, didampingi Kasat Reskrim AKP Rachmat Aribowo, SIK MH, Kapolsek Purba Iptu M Sinaga, dan Kanit I/Jatanras Ipda Antonyus Hutahaean SH, MH, saat menggelar konferensi pers di lapangan Aspol jalan Sangnaualuh, Senin (31/6) sore. Tampak kedua tersangka pelaku memakai pakaian oranye (tahanan) membelakangi lensa.(Waspada/Ist).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2