Waspada
Waspada » Rusak Kertas Suara, Kades Marbun Toruan Dijebloskan Ke Penjara
Headlines Sumut

Rusak Kertas Suara, Kades Marbun Toruan Dijebloskan Ke Penjara

KADES Marbun Toruan, RB ditahan di ruang tahanan Polres Humbahas. Rusak Kertas Suara, Kades Marbun Toruan Dijebloskan Ke Penjara. Waspada/Ist
KADES Marbun Toruan, RB ditahan di ruang tahanan Polres Humbahas. Rusak Kertas Suara, Kades Marbun Toruan Dijebloskan Ke Penjara. Waspada/Ist

DOLOKSANGGUL (Waspada): Diduga merusak kertas suara pada proses perhitungan suara di TPS 01, Kepala Desa Marbun Toruan, Kecamatan Baktiraja, Kab. Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, inisial RB dijebloskan ke penjara atau ruang tanahan Mapolres Humbahas.

Ketua Bawaslu Kab. Humbahas HW Pasaribu kepada Waspada.id, Kamis (24/12) mengatakan, penahanan terhadap tersangka RB oleh Jaksa Penyidik Kejari Humbang Hasundutan (Humbahas) yang tergabung dalam Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Humbahas, setelah berkas berita acara pemeriksaan (BAP) dinyatakan lengkap (P21). “Sudah (ditahan) di Polres Humbahas sebagai tahanan titipan jaksa,” katanya.

Disebutkan, terhadap tersangka oknum Kades Marbun Toruan itu akan dilakukan penahanan selama proses persidangan hingga putusan yang berkekuatan hukum tetap dijatuhkan kepada yang bersangkutan.

Dia menjelaskan, terhadap tersangka dikenakan pasal 178e Jo 71 ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada yang berbunyi setiap orang yang dengan sengaja memberi keterangan tidak benar, mengubah, merusak, menghilangkan hasil pemungutan dan/atau hasil penghitungan suara, dipidana dengan pidana paling singkat 48 bulan (4 tahun) dan paling lama 144 bulan (12 tahun) dan denda paling sedikit Rp48 juta, dan paling banyak Rp144 juta.

Ditanya, kapan berkas BAP tersangka dilimpahkan ke Pengadilan, Henri mengaku belum mengetahui jadwalnya. “Belum ada kabar dari JPU (Jaksa Penuntut Umum). Nanti saya kabari kalau sudah ada info,” pungkasnya. (cas)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2