Rumah Warga Dibakar OTK Di Pematangsiantar

  • Bagikan
Bagian depan rumah satu keluarga di Jl. Jorlang Hataran, Kel. Timbang Galung, Kec. Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sabtu (29/5) pukul 03:30, diduga dibakar orang tidak dikenal, namun penghuni rumah dapat memadamkan api dengan alat seadanya, hingga rumah selamat dari kebakaran.Waspada/Edoard Sinaga
Bagian depan rumah satu keluarga di Jl. Jorlang Hataran, Kel. Timbang Galung, Kec. Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sabtu (29/5) pukul 03:30, diduga dibakar orang tidak dikenal, namun penghuni rumah dapat memadamkan api dengan alat seadanya, hingga rumah selamat dari kebakaran.Waspada/Edoard Sinaga

 

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Rumah warga di Jl. Jorlang Hataran, Kel. Timbang Galung, Kec. Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Sabtu (29/5) pukul 03:30, diduga dibakar orang tidak dikenal (OTK), hingga menghanguskan pintu dan bagian depan rumah.

Kebakaran rumah yang didiami Bamby Lubis, 41, bersama isteri dan anak-anaknya yang masih kecil serta mertuanya, membuat warga sekitar terbangun dan heboh serta keluar dari rumah masing-masing.

Menurut Bemby, saat itu belum tidur dan masih menonton siaran televisi, tiba-tiba melihat api menyala di depan rumah. Dengan cepat Bemby berlari mengambil air pakai ember dan menyiram api yang sedang menyala dan membakar pintu.

Api dapat dipadamkan saat itu meski menggunakan peralatan seadanya, namun akibat kebakaran itu, tangan kiri Bemby melepuh akibat memegang hendel pintu. Saat itu, Bemby melihat dari jendela, tiga orang mengenderai sepedamotor hendak berlalu dari depan rumahnya.

Bemby menduga pengendara sepedamotor itu yang membakar rumahnya, hingga Bemby hendak mengejar mereka. Namun, ketika hendak membuka pintu dan memegang hendel pintu, ternyata sangat panas akibat api yang membakar pintu.

Bemby menambahkan, menurut para tetangganya, sebelum pintu rumah Bemby terbakar, ada tiga OTK mengenderai sepedamotor Yamaha Vixion dan satu unit mobil, di depan rumah Bemby.

“Kami menduga, dari tiga orang pria yang mengenderai sepedamotor Yamaha Vixion itu, dua orang turun dan menyiramkan bensin, lalu menyalakan api dan membakar pintu depan rumah,” sebut Bemby.

Menurut Bemby, kejadian itu telah dilaporkan mertuanya ke Polres Pematangsiantar. “Semoga pelaku yang membakar rumah kami, cepat ditangkap polisi.”

Menjawab pertanyaan, Bemby menyebutkan sebelum rumahnya dibakar, dia mendapat ancaman lewat telepon selularnya. “Ada yang mengancam aku sebelumnya melalui handphone. Karena itulah, aku menduga yang mengenderai sepedamotor itu yang mengancam aku dan membakar rumahku, hingga hendak kukejar. Tapi, saat kupegang hendel pintu, sangat panas dan akibatnya, tanganku melepuh.”

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Edi Sukamto menyebutkan pihak masih menungu laporan yang disampaikan mertua Bemby melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres.(a28/C).

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.