Rumah Keluarga Miskin Itu Ambruk, Dinsos Diminta Tak Menutup Mata

  • Bagikan
Rumah Keluarga Miskin Itu Ambruk, Dinsos Diminta Tak Menutup Mata
RUMAH yang ditempati Zainudin bersama istri dan anaknya rata dengan tanah.Waspada/Asrirrais

ZAINUDIN bak seperti merasakan guncangan gempa hebat. Ia bersama isteri dan seorang anak lajangnya spontan panik ketika rumah yang mereka tempati tiba-tiba ambruk dan rata dengan tanah.

Bangunan rumah sederhana dengan meterial kayu yang berdiri persis di pinggiran sungai di Dusun I, Desa Halaban, Kec. Besitang, Selasa (18/11) subuh, runtuh pada saat penghuni rumah sedang tertidur lelap.

Tapi masih dibilang beruntung, dalam peristiwa yang mengerikan pada subuh buta itu, Zainudin, bersama sang isteri, Ani, dan anaknya lajangnya, Firman, terhindar dari cedera serius.

Zainudin yang terperangkap dalam reruntuhan hanya mengalami luka gores di dahi karena tertimpa material kayu. Meski rumah tempat mereka bernaung telah rata dengan tanah, tapi keluarga pra sejahtera ini bersyukur mereka selamat.

Ayah dari tiga orang anak ini kepada Waspada, Jumat (22/11), mengatakan, malam naas itu air sungai banjir. “Air kemungkinan menerjang tiang rumah saya yang letaknya persis berada di pinggiran anak sungai sehingga ambruk,” ujarnya.

Sudah memasuki empat hari peristiwa bencana yang menimpa keluarga miskin terjadi, tapi belum ada datang bantuan kemanusiaan, baik dari Dinas Sosial Pemkab Langkat, maupun dari Kades Halaban sendiri.

“Bantuan dari Dinas Sosial dan Desa Halaban sampai kini belum ada,” imbuh pria setengah baya yang kesehariannya dipercaya sebagai penjaga sumur bor Pengolahan Air Minum (PAM) Desa untuk warga Desa Halaban.

Zainuddin menceritakan, pasa terjadinya musibah, organisasi AMPI Kec. Besitang, ada datang memberikan sumbangan uang paku. Korban merasa sangat berterimakasih atas perhatian dan kepedulian organisasi pemuda ini.

Saat ini, Zainuddin, berupa mengumpulkan puing-puing rumahnya. Material kayu yang masih bisa digunakan ia manfaatkan untuk membangun rumahnya kembali. Beberapa warga bergotong royong membantu korban.

Seorang warga, Amrizal mengaku sangat prihatin atas kejadian yang dialami keluarga miskin ini. Ia berharap, pemerintah memiliki rasa empati dan tidak menutup mata atas musibah yang dialami oleh rakyat jelata ini.

Asrirrais




Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaZRiiz4dTnSv70oWu3Z dan Google News Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News ya.

Rumah Keluarga Miskin Itu Ambruk, Dinsos Diminta Tak Menutup Mata

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *