Waspada
Waspada » RSUD Sidikalang Rujuk ODP Diduga Terinveksi Covid-19 Ke RSUP Adam Malik
Kesehatan Sumut

RSUD Sidikalang Rujuk ODP Diduga Terinveksi Covid-19 Ke RSUP Adam Malik

Sekdakab Dairi Leonardus Sihotang didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Jonni Hutasoit dan Plt Dirut RSUD Carles Bantjin memberangkatkan pasien diduga terinveksi Covid-19 ke RS H Adam Malik Medan. Waspada/Ist
Sekdakab Dairi Leonardus Sihotang didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Jonni Hutasoit dan Plt Dirut RSUD Carles Bantjin memberangkatkan pasien diduga terinveksi Covid-19 ke RS H Adam Malik Medan. Waspada/Ist

SIDIKALANG (Waspada): Seorang warga Dairi termasuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) virus corona, Covid-19 akhirnya dikirim ke RS H Adam Malik Medan Selasa (17/3) malam.

Pasien berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 tersebut dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan karena peralatan RSUD Sidikalang belum lengkap.

Manajemen RSUD Sidikalang membuat pengumuman meniadakan jam besuk bagi pasien Rumah Sakit Umum. Waspada/Ist
Manajemen RSUD Sidikalang membuat pengumuman meniadakan jam besuk bagi pasien Rumah Sakit Umum. Waspada/Ist

Plt Direktur RSUD Sidikalang, Charles Bantjin mengatakan, pasien itu terpaksa dikirim ke RS Adam Malik Medan sekitar pukul 19.00 WIB. Bukan karena suspect virus corona, tetapi disebabkan peralatan RSUD Sidikalang masih sederhana dan belum lengkap.

“Kita belum memiliki alat CT-Scan. Pemeriksaan yang kita lakukan terhadap pasien sejak siang tadi kurang komprehensif. Untuk lebih memastikan penyakitnya, lebih baik kita bawa ke RS Adam Malik. Selain alatnya canggih, SDM-nya terjamin dan lengkap,” kata Carles.

Dengan kasus ini, Carles mengimbau masyarakat Dairi untuk tidak panik, agar menjaga kondisi tubuh tetap fit, menjauhi keramaian dan menghindari kontak fisik langsung dengan sesama sementara waktu.

Sementara Manajemen RSUD Sidikalang tidak memberlakukan jam besuk, anak di bawah umur 12 tahun tidak diperkenankan mengunjungi pasien.

Setiap orang yang akan masuk area gedung RSUD wajib melakukan pengecekan suhu badan oleh petugas keamanan.

Sedangkan jam besuk kepada pasen diberlakukan pembatasan, hanya diperbolehkan satu orang penunggu pasien serta dilengkapi dengan kartu tanda penunggu pasien.(ckm/B).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2