Waspada
Waspada » RSU Permata Madina Gelar Operasi Katarak Gratis Gelombang 2
Sumut

RSU Permata Madina Gelar Operasi Katarak Gratis Gelombang 2

Suasana Ruang Operasi Katarak RSU Permata Madina. Waspada/Ali Anhar Harahap

 

Madina (Waspada): Rumah sakit umum Permata Madina Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali melanjutkan program operasi katarak garatis, Jumat, (18/02).

Setelah di bulan lalu berhasil melakukan operasi katarak kepada 38 pasien, hari ini RSU Permata Madina kembali lakukan operasi katarak gratis kepada 32 orang pasien yang langsung ditangani dua dokter spesialis mata yakni dr. Zulfahri Lubis, M.Ked (Oph), Sp.M, dan dr. M. Syukri Hamonangan, M.Ked (Oph), Sp.M beserta tim pembantu.

Kepala Bidang Umum RSU Permata Madina Ali Mu’min Harahap kepada waspada menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan operasi katarak ini berjalan lancar dan mudah-mudahan bermanfaat bagi seluruh pasien yang sudah mendapatkan layanan operasi katarak gratis ini.

“Kita sangat bersyukur atas terlaksananya kegiatan operasi katarak gratis ini, semoga ini bermanfaat bagi mereka yang sudah dilakukan pengobatan”, ucap Mukmin

Beliau menjelaskan untuk mendapatkan layanan katarak gratis ini cukup dengan menunjukkan Kartu JKN-KIS yang masih aktif dan membawa Surat Rujukan dari Fasilitas Kesehatan Pertama seperti Puskesmas/Klinik Pratama.

dr. Sartika Dewi Sihombing selaku Direktur RSU Permata Madina Panyabungan menyampaikan kepada waspada jika operasi katarak ini diprogramkan berjalan setiap bulannya bagi masyarakat yang menderita katarak.

Maka dari itu ia berharap masyarakat tidak perlu khawatir dan takut untuk dilakukan operasi katarak, sebab operasi katarak yang dilaksanakan di RSU Permata Madina Panyabungan sudah menggunakan Teknik Phacoemulsification atau Operasi Katarak Modern Tanpa Jahit dan Cepat.

“Alhamdulillah saat ini RSU Permata Madina satu-satunya Penyedia operasi katarak gratis dan tidak dipungut biaya, program ini rencananya akan berkelanjutan pada bulan Maret mendatang dan berencana melakukan penyuluhan kembali ke desa- desa agar masyarakat awam tau tentang pentingnya peduli akan penyakit katarak ini”, terang dr Dewi. (Cah)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2