Waspada
Waspada » Ribuan Warga Kembali Demo Desak Bupati Dairi Mundur Dari Jabatannya
Headlines Sumut

Ribuan Warga Kembali Demo Desak Bupati Dairi Mundur Dari Jabatannya

MASSA Pengunjuk rasa menyemut di depan kantor bupati dengan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian. Ribuan Warga Kembali Demo Desak Bupati Dairi Mundur Dari Jabatannya. Waspada/Natar Manalu/B.
MASSA Pengunjuk rasa menyemut di depan kantor bupati dengan pengawalan ketat dari pihak Kepolisian. Ribuan Warga Kembali Demo Desak Bupati Dairi Mundur Dari Jabatannya. Waspada/Natar Manalu/B.

SIDIKALANG (Waspada): Seribuan warga Kecamatan Parbuluan dan Sumbul Dairi, kembali melakukan aksi demo di kantor Bupati, Rabu (21/4). Sehari sebelumnya (Selasa, 20/4) warga telah melakukan aksi yang sama.

Pantauan Waspada.id di lokasi, sebelum warga tiba di depan kantor bupati, ratusan petugas dari kepolisian sudah bersiaga dengan berbagai jenis senjata didampingi puluhan TNI dan Satpol PP.

Beberapa tuntutan warga yang melakukan aksi demo, diantaranya mendesak agar Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu mundur dari jabatannya karena tidak mampu mempertahankan hak-hak petani serta mosi tidak percaya terhadap DPRD Dairi karena adanya dugaan persekongkolan jahat dan korporasi.

Juru bicara pengunjuk rasa, Pangihutan Sijabat mendesak Bupati Edy Keleng Ate Berutu agar keluar menemui mereka, namun bupati tidak menampakkan diri.

Pangihutan Sijabat,selaku Kordinator aksi kepada Wartawan mengatakan, kedatangan warga dari dua kecamatan tersebut untuk menyampaikan permasalahan tanah mereka yang sudah diusahai warga sejak ratusan tahun lalu. Namun kini tanah warga tersebut telah dikuasai PT. Gruti.

Dikatakan, tanah yang dipersengketakan seluas 2000 hektar merupakan satu-satunya sumber kehidupan masyarakat. Jauh sebelumnya sudah dilaporkan kepada bupati dan DPRD Dairi, namun tidak mendapat tanggapan.

Massa pengunjuk rasa tiba di depan kantor bupati pada pukul 10.00. Pukul 14.00, utusan pengunjuk rasa sebanyak 10 orang diterima bupati. Namun pertemuan itu tertutup untuk Wartawan. Di pintu masuk ruang pertemuan, puluhan anggota Satpol PP menghalangi Wartawan yang ingin meliput hasil pertemuan.

Anggota DPR RI dari Komisi II, Junimart Girsang yang berada di Sidikalang, menemui pengunjuk rasa dan mengatakan akan segera menemui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta pihak PT. Gruti. Hantu balaupun itu, hak masyarakat tidak boleh dirampas, sebutnya.

Zulkifli Lumbangaol, utusan pengunjuk rasa yang diterima bupati mengatakan, sudah dilaporkan kepada pemerintah pusat. Kita tunggu saja apa keputusan pemerintah pusat. Akhirnya massa pulang dengan tertib (a24/a25/B)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2