Waspada
Waspada » Ribuan Warga Dua Kecamatan Demo Kantor Bupati
Headlines Sumut

Ribuan Warga Dua Kecamatan Demo Kantor Bupati

RIBUAN Warga kecamatan Parbuluan dan Sumbul,saat melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Dairi.Waspada/Natar Manalu
RIBUAN Warga kecamatan Parbuluan dan Sumbul,saat melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Dairi.Waspada/Natar Manalu

SIDIKALANG (Waspada): Ribuan warga dari Kecamatan Parbuluan dan Kecamatan Sumbul Kab. Dairi yang tergabung dalam Petani Marhaen melakukankan aksi demo ke kantor bupati, Selasa (20/4).

Aksi warga sempat rusuh karena karena mencoba menerobos kantor bupati yang menyebabkan pagar kantor rusak sepanjang sekitar 6 meter.

Kerusuhan terjadi karena warga merasa kesal, Bupati Eddy Keleng Ate Berutu tidak mau menemui pendemo mulai pukul 11.00 hingga pukul 13.30. Namun kerusuhan dapat diredakan aparat kepolisian yang sudah mengawasi dengat ketat aksi warga.

Aksi unjuk rasa itu merupakan kedua kalinya mereka lakukan atas kehadiran PT.Gruti di wilayah dua kecamatan tersebut.

Pimpinan aksi unjuk rasa Pangihutan Sinaga mengatakan, tanah warga telah banyak dikuasai PT.Gruti.
Tuntutan warga diantaranya,mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan segera menciutkan kawasan hutan yang berada dalam wilayah administrasi desa Kecamatan Parbuluan.

Kemudian mendesak bupati Dairi,Eddy Keleng Ate Berutu untuk mundur dari jabatannya karena tidak mampu mempertahankan hak hak petani.

Selanjutnya meminta KPK supaya mengusut tuntas perizinan konsesi PT.Gruti di wilayah Parbuluan sekitarnya karena diduga telah melakukan persekongkolan jahat dengan Pemkab Dairi.

Asisten kantor bupati, Charles Surung Bancin akhirnya menemui pengunjuk rasa menegaskan bahwa tanah yang dipersengketakan warga dengan PT.Gruti yang sudah diusahai warga secara turun temurun sudah dilaporkan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Kehutanan Pemprovsu, Badan Pertanahan Nasional di Medan dan lainnya.

Karena bupati tidak mau menemui pengunjuk rasa, mereka melalui pengeras suara menegaskan akan kembali melakukan aksi unjuk rasa sebelum ada ketegasan dari Pemkab. Mereka pulang dengan tertib.(a24/a25/B)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2