Waspada
Waspada » Rel Dan Bantalan Beton PT KAI Terancam Ambruk
Sumut

Rel Dan Bantalan Beton PT KAI Terancam Ambruk

 

BESITANG (Waspada): Sudah memasuki dua pekan tumpukan bantalan beton milik PT Kereta Api Indonedia (KAI) di Lingk IX, Kel. Bukitkubu, Kec. Besitang, terancam ambruk, namun tak mendapatkan atensi dari PT KAI.

Posisi penyimpanan sementara material rel dan bantalan beton ini persis di sisi jalan yang setiap hari dilintasi masyarakat.

Hal ini tentu sangat berbahaya jika sewaktu-waktu susunan rel dan bantalan tersebut ambruk.

Sikap yang terkesan acuh dari pihak terkait di perusahaan “plat merah” ini sangat disesalkan sejumlah kalangan, karena material besi dan beton ini dengan bobot yang cukup berat sangat berbahaya bagi warga pengguna jalan.

Bagaimana tidak, posisi susunan rel serta bantal beton sudah sangat miring akibat kayu galangan sudah lapuk dan berpatahan.

Tak dapat dibayangkan jika susunan material ini tiba-tiba roboh saat warga sedang melintas.

Pantauan Waspada, Selasa (18/5), susunan rel tampak sudah bergeser dari posisi semula.

Begitu juga tumpukan bantal beton buat wesel tinggal menunggu waktu ambruk, bahkan satu bantalan sudah terlempar ke dinding seng.

Di dalam area pagar seng yang cukup luas ini tampak tumpukan ribuan batang rel.

Antara satu rel dengan rel lainnya terlihat sudah menumpuk menjadi satu karena galangan kayu untuk memisahkan rel sudah berpatahan.

Stok material besi rel kereta api dan bantalan beton ini diproyeksikan untuk pembangunan inprastruktur jalur KA Sumut – Aceh.

Material ini sudah beberapa tahun tersimpan di area emplasment milik PT KAI.

Menanggapi masalah ini, Camat Besitang H. Ibnu Hajar mendesak manajemen PT KAI untuk segera tanggap karena masalah ini menyangkut keselamatan orang banyak. Sebelum jatuh korban, ia meminta susunan rel dan bantalan secepatnya dibenahi. (a10)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2