Rektor IPTS Wisuda 321 Mahasiswa
Wali Kota Sidimpuan : Pantaskan Diri Sebagai Sarjana

  • Bagikan
Rektor IPTS Drs. H. Muhammad Nau Ritonga (kanan) saat mewisuda salah seorang mahasiswa pada wisuda sarjana ke-47 IPTS tahun 202, Rabu (27/10). Waspada/Mohot Lubis
Rektor IPTS Drs. H. Muhammad Nau Ritonga (kanan) saat mewisuda salah seorang mahasiswa pada wisuda sarjana ke-47 IPTS tahun 202, Rabu (27/10). Waspada/Mohot Lubis

P.SIDIMPUAN (Waspada) : Rektor Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS) Drs. H. Mhd. Nau Ritonga, MM wisuda 321 mahasiswa melalui sidang senat terbuka wisuda sarjana ke-47 Tahun 2021 di Auditorium IPTS, Jl. Sutan Muhammad Arif, P. Sidimpuan, Rabu (27/10).

Wisuda terhadap 321 mahasiswa dari FPIPSB dan FMIPA yang dihadiri Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof. Ibnu Hajar, Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH dan Ketua Yayasan Al-Iman Padangsidimpuan diwakili Ilham Sahdi Lubis MSi digelar dalam dua tahap sesuai dengan protokol kesehatan pandemi Covid-19.

Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof. Ibnu Hajar berikan sambutan saat hadiri sidang senat terbuka wisuda sarjana ke-47 Tahun 2021  IPTS di Auditorium IPTS, Jl. Sutan Muhammad Arif, P.Sidimpuan, Rabu (27/10). Waspada/Mohot Lubis
Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof. Ibnu Hajar berikan sambutan saat hadiri sidang senat terbuka wisuda sarjana ke-47 Tahun 2021  IPTS di Auditorium IPTS, Jl. Sutan Muhammad Arif, P.Sidimpuan, Rabu (27/10). Waspada/Mohot Lubis

Wisuda gelombang pertama dimulai pukul 8.30 WIB terhadap 152 mahasiswa terdiri dari Prodi Pendidikan Vokasional Informatika 21 orang, Pendidikan Kimia 2 orang, Pendidikan Fisika 5 orang, Pendidikan Biologi 13 orang, Pendidikan Matematika 31 orang, Pendidikan Akuntansi 21 orang, Pendidikan Ekonomi 50 orang, Pendidikan Sejarah 6 orang, Pendidikan Kewarganegaraan 3 orang disaksikan orang tua mahasiswa.

Wisuda gelombang kedua terhadap 169 mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Bahasa Indonesia 32  orang dan Pendidikan Bahasa Inggris 32 orang, Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa (FPIPSB) dimulai pukul 14.00 WIB.

Rektor IPTS Drs. H. Muhammad Nau Ritonga, MM mengatakan mengatakan, dalam menghadapi tantangan era disrupsi pasca pandemi Covid-19, mahasiswa sebagai generasi muda kaum intelektual harus melek dengan teknologi terutama dengan teknologi digital.

Membangun sarjana yang melek teknologi, ucap Rektor merupakan bagian dari tugas lembaga pendidikan agar lulusan berdaya saing tinggi dan profesional mengingat era disrupsi menuntut lulusan perguruan tinggi harus mampu inovatif dan kreatif.

Muhammad Nau Ritonga mengungkapkan, dari 3.000 lebih mahasiswa IPTS saat ini, 327 orang diantaranya menerima beasiswa dari pemerintah seperti Bidikmisi/KIP-K dan perseorangan yang peduli dengan pendidikan seperti beasiswa dari anggota DPRRI.

Terkait dengan dosen, Rektor menjelaskan 63% dari 86 dosen IPTS telah mengantongi sertifikasi dan sebagian diantaranya sudah S3.

Ketua Yayasan Al Iman, IPTS P. Sidimpuan diwakili Ilham Sahdi Lubis MSi berikan sambutan pada acara Wisuda Sarjana Ke-46 IPTS, Rabu (27/10). Waspada/Mohot Lubis
Ketua Yayasan Al Iman, IPTS P. Sidimpuan diwakili Ilham Sahdi Lubis MSi berikan sambutan pada acara Wisuda Sarjana Ke-46 IPTS, Rabu (27/10). Waspada/Mohot Lubis

Pantaskan Diri Sebagai Sarjana

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution menuturkan mahasiswa yang diwisuda harus mampu mempantaskan dirinya sebagai seorang sarjana agar mampu meraih masa depan mengingat persaingan hidup ditengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini sangat ketat.

Perubahan kondisi sosial ditengah-tengah masyarakat, ujar Irsan merupakan tantangan bagi semua pemangku kepentingan termasuk lembaga pendidikan tinggi.”Terkadang saya risau menyikapinya. kampuslah yang menguji perubahan sosial itu,” tuturnya.. 

Irsan Efendi Nasution menggambarkan hasil seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPK) di Kota Padangsidimpuan menunjukkan bahwa dari 350 orang yang dibutuhkan, hanya 112 orang yang melampaui passing grade dari sekira 400 yang mengikuti selesai.

Kepala LLDikti Wilayah I Sumut Prof. Ibnu Hajar juga mengingatkan mahasiswa dan lulusan IPTS agar melek dengan teknologi karena berbagai sektor kehidupan saat ini sudah diwarnai dengan digitalisasi.

Sebagai contoh, ungkapnya jika dulu satu pekerjaan dikerjakan tiga orang, namun sekarang sudah mulai terjadi sebaliknya bahwa 3 pekerjaan dikerjakan satu orang. ”Jadi persiapkan diri anda jika tidak ingin jadi penonton,” ucapnya.(a39).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.