Waspada
Waspada » RDP RM Sinar Minang Dilanjut, Pengusaha Kecewa Tak Ada Jaminan Investasi
Ekonomi Sumut

RDP RM Sinar Minang Dilanjut, Pengusaha Kecewa Tak Ada Jaminan Investasi

DPRD Kabupaten Toba Komisi B kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas keberatan warga atas berdirinya Retoran Sinar Minang di atas saluran irigasi Pea Horbo, Desa Sibola Hotangsas, Kec. Balige, Senin (27/7). Waspada/Ist
DPRD Kabupaten Toba Komisi B kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas keberatan warga atas berdirinya Retoran Sinar Minang di atas saluran irigasi Pea Horbo, Desa Sibola Hotangsas, Kec. Balige, Senin (27/7). Waspada/Ist

TOBA (Waspada) : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toba Komisi B kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan para pemangku kepentingan. RDP yang berlangsung di ruang rapat DPRD Toba membahas keberatan warga atas berdirinya Retoran Sinar Minang di atas saluran irigasi Pea Horbo, Desa Sibola Hotangsas, Kec. Balige, Senin (27/7).

RDP dipimpin langsung, Tonny M Simanjuntak, didampingi, Frans Hendrik Tambunan, Torang Sitorus, Richard Lubis, dan Parasian Tampubolon.

Menyangkut aset desa, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Henri Silalahi mengatakan bisa dijadikan sebagai sumber pendapatan asli desa (PAD).

“Aset desa itu sepenuhnya dikelola oleh desa. Untuk mendapatkan PAD desa, sepanjang untuk kesejahteraan itu bisa dilakukan, dan itu ada diatur pada Perbup no14 tahun 2019,” ujar Henri.

Novel, 53, pemilik usaha RM Sinar Minang mengakui dari awal sudah memenuhi seluruh standard perizinan.

Minimnya Jaminan Berinvestasi

Dalam pembahasan RDP lanjutan ini, terungkap kekecewaan Novel selaku investor yang merasa dirugikan atas minimnya jaminan berinvestasi yang diberikan Pemkab Toba kepada pengusaha RM Sinar Minang.

“Semenjak kita berdiri dan mulai beroperasi, kita memenuhi seluruh kewajiban, mulai dari perizinan hingga pembayaran pajak restoran 10 persen dari omzet penjualan. PPH dan PPN semuanya kita penuhi,” kata Novel.

Lebih tegas Novel meminta kepada pemerintah melalui Dinas Perizinan selaku pemberi izin untuk memberikan jaminan keamanan berinvestasi.

“Jadi tolong jangan didiskriminasi investor itu, apa jaminan keamanan bagi kami berinvestasi di Toba ini? Dari awal kita berusaha merangkul warga untuk menyediakan bahan makanan yang berkualitas baik sepanjang memenuhi standard kualitas yang kita tentukan dan kita siap menampungnya,” ungkap Novel.

Selain memenuhi seluruh perizinan yang ditentukan pemerintah, khusus untuk desa, RM Sinar Minang bermitra baik dengan desa. Seluruh kegiatan desa selalu disupport selama itu dikoordinasikan kepada manajemen perusahaan.

“Jadi kita benar benar menjaga kemitraan dengan semua pihak,” imbuhnya. Kita meminta agar masyarakat luas melihat niat baik kita untuk memajukan dan mendukung pariwisata Toba,” tegasnya. (a36)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2