Waspada
Waspada » Ratusan Ribu Batang Rokok Dimusnahkan
Sumut

Ratusan Ribu Batang Rokok Dimusnahkan

TANJUNGBALAI (Waspada) : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Teluknibung memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan bidang Kepabeanan dan Cukai di Tempat Penimbunan Pabean, Desa Baganasahan Kec Tanjungbalai Kab Asahan, Jumat (20/11).

 

Penindakan yang dilakukan berupa operasi cukai, operasi rokok ilegal bertajuk “operasi gempur”, kegiatan pemasukan barang melalui barang bawaan penumpang maupun barang bawaan awak sarana pengangkut melalui kapal ferry ataupun kapal ekspor.

 

Kepala KPPBC TMP C Teluknibung, I Wayan Sapta Dharma menyebutkan dari Operasi Cukai dan Operasi Gempur berhasil mengamankan hasil tembakau berupa 247.468 batang rokok, Liquid Vape 45 botol, dan Miras 35 botol. Barang kena cukai (BKC) tersebut ditegah karena dijual tanpa pita cukai, dan/atau dilekati pita cukai palsu.

 

Dari pelayanan dan pengawasan melalui terminal ferry dan kapal kargo, petugas juga berhasil menegah 265 karung pakaian bekas/balepress, 733 pcs makanan, 44 pasang, tas 55 wanita, sparepart/aksesoris motor bekas 6 pcs, sparepart kipas angin 60 pcs, lampu LED 26 pcs, handphone 52 pcs, karpet bekas 1 karung 2 ikat, obat-obatan 1 kotak). Barang-barang tersebut termasuk barang larangan/pembatasan dan saat pemasukannya tidak disertai izin dari instansi terkait.

Selain hasil penindakan yang dilakukan oleh petugas Bea Cukai Teluk Nibung, juga terdapat pakaian bekas/balepress yang merupakan hasil penindakan oleh petugas dari Polres Labuhan Batu. Adapun total nilai barang yang mengakibatkan kerugian negara dan dapat berdampak negatif bagi masyarakat tersebut ujar I Wayan ditaksir sekitar Rp. 1.312.117.720 dan akan dimusnahkan dengan cara dibakar dan dihancurkan.

Bea dan Cukai disamping berfungsi di bidang penerimaan negara Revenue Collector juga sebagai Communtiy Protector dan lndustrial Assistance dalam kaitannya dengan perlindungan masyarakat dan persaingan usaha yang sehat. Ketentuan pemasukan impor barang-barang bekas diatur pasal 47 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan Permendag nomor 12 tahun 2020 tentang Barang Dilarang Impor.

 

“Di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, Bea dan Cukai Teluknibung terus berkomitmen mengawasi dan menertibkan importasi ilegal dan peredaran BKC ilegal serta terus berupaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” ucap I Wayan. Keberhasilan penindakan ini tambahnya, terwujud dari sinergitas yang telah berjalan baik selama ini dari aparat penegak hukum lainnya. (a21/a22)

Keterangan foto:
Waspada/ist

Kepala KPPBC TMP C Teluknibung, I Wayan Sapta Dharma memusnahkan barang bukti tangkapan berupa rokok dan lainnya.

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2