Ratusan Ekor Ternak Lembu Milik Warga Langkat Terserang PMK

  • Bagikan

LANGKAT (Waspada): Para perternak resah karena sudah ratusan ekor hewan ternak sapi di sejumlah kecamatan di wilayah Kab. Langkat terserang wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Menurut data yang diperoleh Waspada, di Kec. Besitang, ada tercatat 196 ekor jumlah ternak sapi milik warga yang terserang wabah PMK. Wabah penyakit PMK ini telah menyebar di lima desa.

Daerah yang terbesar terserang PMK, adalah Desa Bukit Selamat, yakni sebanyak 111 ekor, menyusul Desa Halaban sejumlah 50 ekor, Desa Sekoci 16 ekor, Desa Suka Jaya terdapat 15 ekor, dan Desa Bukit Mas 4 ekor.

Salah seorang Mantri Hewan, Eka Fajar Surya, saat diminta Waspada konfirmasinya, Senin (15/5), mengatakan, pada awal lebaran Idul Fitri ia ada dihubungi peternak di Desa Bukit Selamat karena ternaknya terserang penyakit dengan gejala demam (beef) selama 3 hari.

“Jumlah ternak lembu yang terserang penyakit awalnya 33 ekor, kemudian penyakit ini dengan cepat berkembang menjadi 111 ekor,” kata Eka seraya menjelaskan, tak ada seekor pun lembu yang mati akibat PMK di Desa Bukit Selamat.

Dia menjelaskan, langkah yang diambil untuk mengatasi penyakit ini, yakni menyuntikan vitamin gina menambah imunitas tubuh dan sekaligus pemberian antibiotik. “Alhamdulillah sebagian besar lembu sudah mau makan dan sekarang dalam proses pemulihan,” ujarnya.

Penyebarannnya PMK, lanjutnya, sangat cepat dan kalau terlambat ditangani, maka bisa berakibat vatal. Sebagai langkah antisipatif penyeberan virus, ia melakukan penyemprotan disinvektan ke sebagian kandang dan terus melakukan penyuluhan.

Eka menghimbau kepada para peternak agar tidak panik menghadapi situasi ini. Jika ada menemukan tanda-tanda PMK pada hewan ternak, ia meminta kepada warga langsung hubungi mantri hewan. Kemudian, buat agen lembu dari luar, ia menghimbau jangan masuk dulu untuk sementara ini.

Hendra, salah seorang peternak di Lingk Sei. Pucuk, Kel. Pekan Besitang, yang memiliki 50 ekor lebih sapi merasa bersyukur, karena ternaknya tidak ada yang terserang PMK. Namun begitu, untuk pencegahan, ia mengaku berusaha melakukan perawatan yang intensif.

Sementara itu, secara terpisah drh. Khalikul Bahri dari Dinas Peternakan Langkat saat dihubungi Waspada menyatakan, saat ini banyak lembu yang terserang PMK sudah sembuh dengan persentasi kesembuhan mencapai 50% lebih.

Guna pengatasi wabah penyakit ini, katanya, sudah dibentuk tim satuan tugas (Satgas) bersama Gubsu dan menteri terkait. Kemudian, lanjut dia, untuk menjaga lalulintas ternak, telah dilakukan koordinasi dengan unsur TNI/Polri dan instansi terkait lainnya. (a10)

Teks Foto: MANTRI Hewan, Eka Fajar Surya, mengecek bagian mulut sapi milik perternak di Desa Bukit Selamat, Kec. Besitang. Waspada/Ist

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.