Rakyat Timbun Jalan, Wakil Rakyat 'Tutup Mata' - Waspada

Rakyat Timbun Jalan, Wakil Rakyat ‘Tutup Mata’

  • Bagikan

MESKI diguyur hujan, budaya gotong-royong masih kental bagi warga dua desa di Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan yang melakukan dengan aksi ‘demo’ dengan menimbun jalan kabupaten yang putus total sekira satu tahun di jalan poros kabupaten, kecamatan setempat.

Menurut tokoh masyarakat Dusun Sirame-ramean, Desa Sisundung, Jahiro Manullang, 53, penimbunan jalan yang rusak ini sebagai upaya meminimalisid kecelakaan di jalan raya sekaligus memberikan cambuk bagi Anggota DPRD Tapanuli Selatan Dapil (Daerah Pemilihan IV) Angkola Barat yang terkesan ‘tutup mata’ tak ada perhatian.

“Jalan poros kabupaten dengan panjang sekitar 100 meter di dua desa ini di Kecamatan Angkola Barat rusak parah dan putus total hampir satu tahun, padahal, tidak sedikit pemangku jabatan yang melintasi jalan tersebut saat hendak Pilcaleg dan Pilkada, namun belum ada realisasi perbaikan,” katanya kepada waspada.id, Rabu (29/9) di Sirame-ramean.

MESKI diguyur hujan budaya hotong-royong masih kental bagi warga dua desa di Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan.Waspada/Ahmad Cerem Meha

Manullang menjelaskan, jalan poros kabupaten ini menghubungkan dua desa ke ibukota Kecamatan Angkola Barat, Sitinjak. Yaitu ruas jalan yang putus ini menuju Dusun Aek Martolu Desa Siuhom dan Dusun Sirame-ramean Desa Sisundung.

Masih dikatakan Manullang, secara swadaya dan gotong-royong masyarakat menimbun jalan berlubang dengan sirtu bercampur semen. 

“Seharusnya wakil rakyat merasa malu dengan apa yang dilakukan masyarakat ini. Masa mereka taunya rapat-rapat saja, bimtek, study banding ke luar daerah, tapi jalan rusak ini tak pernah dilihat, bayangkan Wakil Ketua I dan II DPRD Tapsel Dapilnya dari sini,” imbuh Manullang.

Manullang menceritakan, hampir seluruh jalan poros kabupaten di daerah pegunungan itu rusak parah maupun sedang, sehingga perlu adanya keseriusan dari wakil rakyat untuk membenahi daerah. Dirinya mengharapkan para wakil rakyat untuk segera lakukan penganggaran perbaikan jalan.

“Semoga dalam waktu dekat, ada perbaikan jalan antara Lingkungan Pagaran Kelurahan Sitinjak menujun Dusun Sirame-ramean Desa Sisundung dan Aek Martolu Desa Siuhom dan jalur ini merupakan alternatif ke Angkola Selatan,” harapnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas PUD Tapsel Chairul Rizal Lubis melalui Kabid Bina Marga, Budiamin Harahap belum lama ini mengatakan. “Itu amblas Desember 2020, terjadi bencana patahan tanah, itu melintang jalan sampai ± 400 m dan masa pemeliharaannya selesai Juni 2020,” kata Budiamin.

Lalu ditanya kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Selatan, Ilham Suhardi melalui Kabid Kedaruratan, Hotmatua Rambe mengakui anggaran telah ditampung di BPBD tapi setelah survey Kadis PUPR Tapsel, dana tersebut tidak cukup untuk pembangunan jalan yang dimaksud dengan alasan tanahnya dalam keadaan labil

“Selanjutnya kita tunggu arahan dari Kadis PUPR,” ujar Rambe kepada waspada.id. WASPADA/Ahmad Cerem Meha 

  • Bagikan