Waspada
Waspada » Provokator Ricuh Di DPRD Batubara Ditangkap Di Aceh
Aceh Sumut

Provokator Ricuh Di DPRD Batubara Ditangkap Di Aceh

Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis didampingi Kasat Reskrim AKP Bambang G Hutabarat menunjukkan tersangka baru dalam aksi demo ricuh di DPRD Batubara 12 Oktober lalu. Waspada/Agusdiansyah Hasibuan

BATUBARA (Waspada): Seorang lagi tersangka provokator aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di DPRD Batubara ditangkap di Lhokseumawe, tersangka akan terus bertambah, penyandang dana diselidiki.

Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis kepada wartawan di Mapolres Batubara, Kamis (22/10) menerangkan sampai saat ini sudah 11 orang ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka, terkait aksi tolak Omnibus Law yang berakhir ricuh pada 12 Oktober lalu di Kantor DPRD Batubara.

Terakhir seorang mahasiswa AS,23, warga Jalan Sudirman, Kelurahan Pangkalan Dodek, Kec. Medang Deras, Kab. Batubara yang kuliah di salah satu perguruan tinggi di Lhokseumawe Aceh ditangkap di Aceh.

Pasca rusuh, tim reserse yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Bambang G Hutabarat mencari tersangka di kediamannya.

Namun tersangka sudah melarikan diri ke Aceh. Selanjutnya petugas berangkat ke Aceh dan berhasil mengamankannya berikut barang bukti satu unit Hp Xiomi dan sim cardnya.

” Tersangka AS kita tangkap Selasa 20 Oktober sekira pukul 16.00 di cafe Mensai Jalan Bukit Indah Blang Pluh , Kec. Merah Satu, ” kata Ikhwan.

Ikhwan menyayangkan beredarnya informasi medsos kalau AS diculik. Ditegaskannya tersangka tidak diculik petugas yang menangkap sudah berkordinasi dengan Polsek setempat dimana tersangka ditangkap.

Ikhwan membantah kalau ada opini yang simpang siur di media sosial adalah desain dari pihak pihak tertentu.

Menurutnya peran AS dalam aksi ricuh ini adalah sebagai provokator yang sudah mempersiapkan aksi, dengan mengadakan pertemuan pertemuan seminggu sebelum dilakukan aksi.

Ikhwan juga sedang mendalami adanya peran penyandang dana dalam pengerahan massa dan desain atas aksi yang ricuh itu.

” Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus ini, kita masih terus melakukan pengembangan,” kata Ikhwan yang didampingi Kasat Reskrim AKP Bambang G Hutabarat.( a17)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2