Pria 60 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk Di Rumahnya

Pria 60 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk Di Rumahnya

  • Bagikan
Jasad Mangasi Halomoan Rajagukguk, 60 tahun,  saat ditemukan warga di dalam kamar rumahnya di Huta IV Nagori Talun Madear, Selasa (27/7) malam. Waspada/Ist
Jasad Mangasi Halomoan Rajagukguk, 60 tahun,  saat ditemukan warga di dalam kamar rumahnya di Huta IV Nagori Talun Madear, Selasa (27/7) malam. Waspada/Ist

SIMALUNGUN (Waspada): Seorang pria berusia 60 tahun bernama Mangasi Halomoan Rajagukguk, ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Huta (Dusun) IV Nagori (Desa) Talun Madear, Kecamatan Pematangbandar, Kabupaten Simalungun, Selasa (27/07/2021) malam sekira pukul 18.30 WIB.

Penemuan mayat Mangasi yang membusuk di dalam kamar rumahnya sempat menghebohkan warga setempat. Begitu mendapat laporan dari Pangulu (Kepdes) Talun Madear, JP Panjaitan, tentang temuan mayat dimaksud, personel Polsek Perdagangan dipimpin Kapolsek AKP Josia, langsung terjun ke lokasi.

Personel Polsek Perdagangan bersama pemerintah setempat menyaksikan evakuasi jasad Mangasi Halomoan Rajagukguk dari dalam kamar rumahnya, Selasa (27/7) malam.Waspada/Ist
Personel Polsek Perdagangan bersama pemerintah setempat menyaksikan evakuasi jasad Mangasi Halomoan Rajagukguk dari dalam kamar rumahnya, Selasa (27/7) malam.Waspada/Ist

Mayat pertama sekali ditemukan warga setempat Ceni br Simanjuntak, 43, di saat Ceni bersama suaminya Sabar Sianturi hendak menyalakan lampu rumah keluarganya dalam kondisi kosong yang bersebelahan dengan rumah Mangasi. Setiba di rumah itu saksi Celin bertemu dengan Opung Peri Nababan/br Simanjutak dan diminta untuk melihat Mangasi yang seharian tidak kelihatan.

Lalu saksi Celin dan suaminya serta Opung Peri Nababan masuk ke dalam rumah Mangasi dan menyalakan lampu. Saat itu ketiganya menghirup bau tak sedap dari salah satu kamar, sehingga ketiganya pun masuk ke dalam kamar tersebut dan melihat pria 60 tahun dimaksud sudah meninggal membusuk dalam kondisi tanpa pakaian atau telanjang di kursi plastik.

Temuan itu langsung dilaporkan kepada Pangulu Nagori Talun Madear JP Panjaitan dan diteruskan ke Polsek Perdagangan. Selanjutnya dibantu warga setempat polisi mengevakuasi jasad Mangasi yang sudah mulai membusuk tersebut.

Warga setempat menyebutkan, Mangasi Halomoan Rajagukguk sehari-harinya tinggal sendirian di rumahnya, karena isterinya sudah terlebih dahulu meninggal dan tidak memiliki anak. Korban memiliki riwayat penyakit jantung dan sudah sering dikeluhkannya.

Keluarga membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi dan menerima bahwa Mangasi meninggal akibat penyakit yang dideritanya. Karena tidak ada yang keberatan dan dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda mecurigakan, akhirnya jasad tersebut diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan.

“Keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi, karena keluarga yakin Mangasi meninggal akibat penyakit yang diideritanya. Jasadnya sudah diserahkan kepada keluarga untuk dikuburkan,” kata Kapolres Simaungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto, melalui Kapolsek Perdagangan AKP Josia, Selasa (27/7) malam.(a27)

 

  • Bagikan