Waspada
Waspada » Polsek P. Brandan Tangkap Pengedar Narkoba Di Perkampungan Nelayan
Sumut

Polsek P. Brandan Tangkap Pengedar Narkoba Di Perkampungan Nelayan

MI, 30, diamankan sementara di Polsek P. Brandan, sebelum dikirim ke Satres Narkoba Polres Langkat. Polsek P. Brandan tangkap pengedar Narkoba di Perkampungan Nelayan. Waspada/Ist
MI, 30, diamankan sementara di Polsek P. Brandan, sebelum dikirim ke Satres Narkoba Polres Langkat. Polsek P. Brandan tangkap pengedar Narkoba di Perkampungan Nelayan. Waspada/Ist

P. BRANDAN (Waspada): Seorang pengedar Narkoba di daerah pesisir Sei. Bilah, Kec. Sei. Lepan, kembali diringkus personel Polsek P. Brandan saat tersangka sedang berada di kawasan padat penduduk di Gang Amal, Rabu (2/12).

Dari tersangka MI, 30, warga Lingk III Kel. Sei Bilah, Kec. Sei Lepan ini, petugas menemukan barang bukti tiga paket plastik klip bening les merah diduga berisikan narkotika jenis sabu seberat 2,64 gram, 2 handphone dan dompet.

Penangkapan yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Dedi YP Ginting, SH ini berawal informasi yang diperoleh kepolisian dari masyarakat bahwa ada seorang pria sering melakukan transaksi narkotika di kawasan Gang Amal.

Menindaklanjuti informasi ini, sejumlah personel Reskrim turun ke TKP melakukan penyelidikan. Melihat kehadiran polisi, sang pengedar spontan membuang barang haram tersebut untuk menghilangkan barang bukti.

Namun, upaya tersangka untuk menghindar dari jeratan hukum sia-sia, sebab petugas dapat menemukan barang bukti 3 paket plastik bening berisi sabu, 10 plastik klip bening les merah kosong, 2 HP, dan 1 dompet.

Saat diintrogasi, tersangka mengaku bahwa narkotika Golongan I ini diperoleh dari bandar narkoba berinisial FI. Mendapat pengakuan, MI, petugas langsung bergerak memburu FI, tapi sang bandar keburu menghilang.

Kasus narkotika termasuk perkara menonjol di wilayah hukum Polsek P. Brandan. Menurut data yang diperoleh Waspada.id, sepanjang Januari hingga awal Desember 2020, tercatat ada 30 perkara dengan jumlah tersangka sebanyak 34 orang.

Kapolsek P. Brandan AKP PS Simbolon, SH dikonfirmasi Waspada.id, Kamis (3/12), mengakui bahwa perkara yang menonjol tahun 2020 adalah kasus Narkoba, termasuk tindak pidana penganiayaan dan pencurian.

Menurut AKP PS Simbolon, terkait masalah Narkoba, penangkapan yang paling dominan dilakukan di daerah perkampungan nelayan pesisir Sei. Bilah. Daerah pesisir ini termasuk peta paling rawan peredaran Narkoba. (a10)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2