Waspada
Waspada » Polresta Deliserdang Amankan 26 Pelaku Pungli
Sumut

Polresta Deliserdang Amankan 26 Pelaku Pungli

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol Muhammad Firdaus saat memberikan sanksi sosial berupa push up. Waspada/ist
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol Muhammad Firdaus saat memberikan sanksi sosial berupa push up. Waspada/ist

 

DELISERDANG (Waspada): Sebanyak 26 orang preman yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) diamankan petugas Polresta Deliserdang beserta Polsek jajaran, Sabtu (12/6) dari berbagai tempat.

Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi SIK mengatakan, Polresta Deliserdang beserta Polsek jajaran menindaklanjuti instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terkait tindakan premanisme dengan berhasil mengamankan sebanyak 26 orang, hal itu dilakukan demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat khususnya di wilayah hukum Polresta Deliserdang.

“Kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan) dengan sasaran premanisme, untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat,” kata Yemi.

Dari 26 orang yang diamankan tersebut, selain ditangani oleh Satreskrim Polresta Deliserdang juga ditangani oleh Polsek jajaran seperti Polsek Tanjung Morawa, Lubukpakam, Batang Kuis, Pagar Merbau, Galang dan Biru-biru.

Yemi pun mengimbau, bagi masyarakat di Kabupaten Deliserdang, apabila mengetahui adanya pemalakan, pemerasan dan ancaman untuk menghubungi nomor pelayanan pengaduan kepolisian dengan kode akses 110. Pihaknya pasti akan melakukan penindakan. Termasuk bila Pungli terjadi di daerah strategis.

“(Imbauannya) agar masyarakat melaporkan bila ada ditemukan aksi Pungli di terminal atau KIM (Tanjung Morawa) lewat layanan 110 Polresta Deliserdang,” imbau Yemi.

Sementara itu terpisah, Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol Muhammad Firdaus SIK menambahkan, dari 26 orang yang diamankan ada sebanyak 19 orang yang ditangani Satreskrim Polresta Deliserdang.

Katanya, selain sanksi pidana sejumlah preman juga dibina dan diberikan sanksi sosial. Bentuk sanksi sosialnya beragam mulai dari push up, mengutip sampah, hingga menjewer kuping.

“Untuk Satreskrim ada 19 pelaku,
1 pelaku diproses hukum dan 18 pelaku dilakukan pembinaan. Terhadap 1 orang pelaku pemerasan dijerat pasal 368 KUHP ancaman pidana penjara 9 tahun,” kata Firdaus. (a16).

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2