Polres T. Karo Segera Amankan Pelaku Penganiayaan ADU

Polres T. Karo Segera Amankan Pelaku Penganiayaan ADU

  • Bagikan
IBU korban didampingi Lembaga Perlindungan Anak setelah memberikam laporan ke Polres T. Karo.Polres T. Karo Segera Amankan Pelaku Penganiayaan ADU. Waspada/Ist
IBU korban didampingi Lembaga Perlindungan Anak setelah memberikam laporan ke Polres T. Karo.Polres T. Karo Segera Amankan Pelaku Penganiayaan ADU. Waspada/Ist

TANAH KARO (Waspada): Diduga tidak terima dengan aksi penganiayaan yang dialami putranya, Rossiana Br Sembiring, 29, penduduk Desa Ajijulu, Kecamatan Tigapanah didampingi Lembaga Perlindungan Anak Kab. Karo melaporkan peristiwa itu ke SPKT Polres T. Karo, Senin (21/12).

Pengaduan ibu korban didampingi Lembaga Perlindungan Anak Kab. Karo tertuang dalam, Laporan Nomor : STPL/931/ XII/2020/SU/RES.T.Karo tertanggal 21 Desember 2020, ditandatangani Kanit III SPKT, Aiptu S. Ginting.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kab. Karo Burhan Arif Sembiring didampingi Sekretaris, Andria Miata Sebayang kepada wartawan menjelaskan, langkah ini dilakukan agar penegak hukum bisa memberikan tindakan sesuai aturan dan undang undang hukum yang berlaku.

Disamping itu, hal yang akan terjadi baik dari keluarga korban terhadap pelaku di lingkungan tempat korban dan pelaku bisa terhindar dari perbuatan yang melanggar hukum nantinya.

Dari laporan ibu korban menyebutkan, putranya tidak mengetahui permasalahan dan tiba tiba pelaku berinisial RK meringkus anaknya secara paksa dan setelah tiba di rumah, Ibu korban melihat kondisi anaknya, mulai dari bibir hingga sekujur tubuhnya sudah memar seperti kena pukulan dan sabetan benda tumpul. Korban juga terus menerus menangis sambari menceritakan peristiwa yang dialaminya.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi Jumat (11/12) sekira pukul 11.00 Wib lalu. Korban yang saat itu sedang bermain dijeput paksa oleh diduga pelaku berinisial RK dan membawa korban ke areal perladangan yang jaraknya jauh dari pemukiman warga.

Di lokasi itu korban mengalami penganiyayaan hingga sekujur tubuh korban mengalami memar memar, bahkan korban mengaku dibenam kedalam drum tempat penampungan air.

Perbuatan keji dilakukan pelaku terhadap korban yang masih di bawah umur ini, oleh ibu korban mengaku hanya pasrah dan tidak berani berbuat apapun. Hingga akhirnya ibu korban dipertemukan dan melaporkan peristiwa ini ke Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Karo.

Dan setelah mengetahui secara jelas permasalahan ini, ibu korban didampingi Lembaga Perlindungan Anak Kab. Karo segera melaporkan peristiwa ini, untuk bisa segera di tangani kepada petugas Kepolisian Polres T. Karo, jelas Burhan.(c02)

 

  • Bagikan