Waspada
Waspada » Polres Simalungun Ungkap 12 Kasus Narkoba, Amankan 41 Tersangka, 3 Wanita
Sumut

Polres Simalungun Ungkap 12 Kasus Narkoba, Amankan 41 Tersangka, 3 Wanita

Kapolres Simalungun saat paparan pres release kasus tangkapan narkoba di Aspol Polres Simalungun Jalan Sangnaualuh P.Siantar, Senin (11/2) sore.Waspada/Hasuna Damanik
Kapolres Simalungun saat paparan pres release kasus tangkapan narkoba di Aspol Polres Simalungun Jalan Sangnaualuh P.Siantar, Senin (11/2) sore.Waspada/Hasuna Damanik

SIMALUNGUN (Waspada): Polres Simalungun berhasil mengungkap sebanyak 12 kasus narkoba selama 11 hari terhitung periode 1 hingga 11 Februari 2020.

Hal ini terungkap saat press release disampaikan Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu didampingi Wakapolres Kompol A. Hia, Kabag Ops  Kompol Sri Lestari Widodo, Kasatres Narkoba AKP Eduard Tobing dan Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim Sembiring, di lapangan Aspol Polres Simalungun di Jalan Sangnauluh, Kelurahan Siopat Suhu, Kec. Siantar Timur, Kota P.Siantar, Senin (11/2).

Kapolres menjelaskan dari 12 kasus narkoba tersebut terdapat 1 kasus diungkap Satres Narkoba dan 11 kasus diungkap Polsek jajaran, diantaranya Polsek Perdagangan 3 kasus, Polsekta Tanahjawa 3 kasus, Polsek Bangun 2 kasus dan Polsek Serbelawan, Polsek Saribudolok dan Polsek Dolok Pardamean masing-masing 1 kasus.

Untuk tersangka laki-laki sebanyak 38 orang dan tersangka perempuan sebanyak 3 orang sehingga totalnya 41 orang.

Petugas berhasil mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 38,07 gram, ganja seberat 283,03 gram dan 6 batang pohon ganja dengan panjang 40 centimeter seberat 20 gram, 21 unit sepedamotor, 8 unit Handphone (Hp), uang sejumlah Rp.1.150.000, 16 lembar struk ATM, 12 buah pipet, 7 buah mancis, 5 buah bong, 2 buah timbangan digital, 5 buah kaca pirex, 1 buah dompet serta 73 bungkus klip kosong.

“Para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 112 dan Pasal 114 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” tegas Heribertus.

Sedangkan modus operandi yang dilakukan para tersangka dengan cara menggunakan sendiri narkoba tersebut, menanam dan mengedar atau menjual kepada masyarakat.

“Seperti atensi pak Kapolda, tidak ada tempat untuk penjahat di wilayah Polda Sumatera Utara. Kurang waktu satu bulan kita bisa mengungkap ini semua, doakan kita supaya terus menindak kejahatan baik itu narkotika. Ada empat tersangka sudah status residivis,” ujar Kapolres mengakhiri.(a29)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2