Waspada
Waspada » Polres Tanah Karo Tak Mampu Kendalikan Arus Lalin Tahun Baru
Sumut

Polres Tanah Karo Tak Mampu Kendalikan Arus Lalin Tahun Baru

Polres Tanah Karo Tak Mampu Kendalikan Arus Lalin Tahun Baru
Polres Tanah Karo tak mampu kendalikan arus Lalin Tahun Baru sehingga menimbulkan kemacetan. Waspada/Panitra Nedy

TANAH KARO (Waspada): Polres Tanah Karo tidak mampu kendalikan arus lalin tahun baru yang menyebabkan terjadinya kemacetan Berastagi-Tahura Tongkoh 10 jam.

Pantauan Waspada Rabu (1/1), mulai sekitar pukul 11.00-00.00 dini hari di Berastagi dan pada jalur Berastagi -Medan, kondisinya sangat macat.

Keadaan diperparah setelah turunnya hujan pada sore hingga malam hari.

Kendatipun pada titik rawan kemacetan antara tugu Juang Berastagi hingga Tahura Tongkoh sudah dijaga beberapa personel lalulintas dibantu personel yang diBKO untuk mengatur arus.

Namun kemacetan tetap tidak terbendung yang menyebabkan wisatawan mengeluh dan harus memboking kamar hotel untuk istirahat.

Di beberapa titik jalan Berastagi-Tongkoh yang merupakan biang dari kemacetan, tidak mampu dikendalikan petugas, akibat volume kendaraan roda empat dan roda dua cukup banyak keluar -masuk persimpangan.

Rumah kuliner yang terletak di sepanjang jalan Nasional ini, merupakan salah satu biang kemacetan, kendatipun dijaga petugas.

Erwin 34 pengunjung dari Pakam dan Joko 40 pengunjung dari Tembung mengaku capek mengendalikan setir mobilnya saat terjadi macat di Berastagi.

Bahkan mobilnya sempat mengalami putus minyak di dekat SPBU Desa Dolatrayat, sebab kemacetan yang dialaminya dari Berastagi ke Tikungan Pelawi sekitar 10 jam.

“Anak-anak juga sempat kelaparan dijurusan ini, sebab belum mengetahui titik-titik rumah makan” kata Erwin.

Senada diucapkan Joko, kalau mobilnya sempat putus minyak, maka mereka memutuskan untuk istirahat di SPBU Dolatrayat sebelum melanjutkan perjalanan pulang, karena tidak ada persiapan untuk istirahat di hotel, sebutnya.

Wisatawan Terpaksa Istirahat Di Hotel

Peristiwa macet yang terjadi kali ini, memaksa wisatawan harus menginap di hotel. Kemacetan di Berastagi ini mungkin yang terparah dalam beberapa tahun terakhir.

Wisatawan berharap hendaknya menjadi sebuah catatan sejarah dan bahan evaluasi bagi wisatawan yang akan berwisata ke pegunungan Berastagi pada musim libur mendatang.

Pasalnya, kemacetan pada hari pertama tahun 2020 itu, menyita banyak waktu wisatawan karena mereka duduk di dalam kendaraan hingga malam dan harus tidur di hotel.

Darwin, 58, mengaku dari Medan terpaksa menginap di hotel menghindari macat karena Polres Tanah Karo tidak mampu kendalikan arus lalin tahun baru.

Kapolsekta Berastagi Kompol Pawang Ternalem kepada Waspada menyebutkan macat di Berastagi sekitarnya mulai pukul 10.00.

Petugas tidak bisa berbuat banyak, jika volume kendaraan bertambah. Mengurai kemacetan ini, jalur hasil rekayasa lalulintas harus dilakukan buka-tutup, jelasnya. (cpn)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2