Polres Karo Amankan 31 Orang Tersangka

Polres Karo Amankan 31 Orang Tersangka

  • Bagikan
Wakapolres T. Karo Kompol Hasian Pangabean SH.MH didampingi Kasat Narkoba AKP. Ras Maju Tarigan Amankan 31 Orang Tersangka dan menunjukan barang bukti Shabu. Waspada/Panitra Nedy
Wakapolres T. Karo Kompol Hasian Pangabean SH.MH didampingi Kasat Narkoba AKP. Ras Maju Tarigan Amankan 31 Orang Tersangka dan menunjukan barang bukti Shabu. Waspada/Panitra Nedy

TANAH KARO (Waspada): Polres Tanah Karo Amankan 31 Orang tersangka dan 81,19 gram Sabu, serta 3. 000, 21 gram ganja.

Itu selama 21 hari dalam Operasi Antik Toba 2020.

Polres Karo Amankan 31 Orang Tersangka, dua orang diantaranya perempuan.

Hal ini diungkapkan Wakapolres T. Karo Kompol Hasian Pangabean, SH, MH didampingi Kasat Narkoba AKP Ras Maju Tarigan SH, saat konfrensi pers di aula Purpursage Mapolres Karo, Selasa (18/2) sore.

Menurut Wakapolres, lima orang tersangka dari 31 Orang Tersangka yang diamankan, sebelumnya sudah menjadi target operasi Satnarkoba, karena mereka diduga bandar Shabu.

Tiga orang diantaranya terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena melawan petugas saat hendak diamankan, namun satu orang diantara meninggal dunia, katanya.

Ditambahkan AKP. Ras Maju Tarigan, barang bukti Shabu yang diamankan jika beredar di pasar gelap, dinominalkan dengan uang rupiah mencapi Rp 81 juta dan ganja seberat 3 Kg ini, harganya sekitar Rp 6 juta.

Sedangkan masyarakat yang terselamatkan akibat pengaruh narkotika jenis Shabu dari barang bukti yang diamankan lebih 800 orang, katanya.

Para tersangka yang diamankan selama operasi Antik Toba 2020, dipersangkakan pasal 112 ayat 2, pasal 114 ayat 2 dengan ancaman minimal 6 tahun penjara sampai dengan hukuman seumur hidup.

Sedangkan pasal 112 ayat 1 dan pasal 114 ayat 1 dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Dengan digelarnya konferensi pers pada hari ini kata Ras Maju, maka operasi Antik Toba 2020 dinyatakan sudah selesai.

Tetapi di dalam pelaksanaan tugas sebagai Satresnarkoba tetap melakukan kegiatan rutin dengan tujuan mencegah terjadinya peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polres Tanah Karo.

Peredaran Narkoba Tinggi

Gencarnya operasi yang dilakukan Satresnarkoba Polres Tanah Karo yang mengamankan tersangka dan barang bukti, maka bisa disebutkan peredaran gelap narkoba di Karo masih tinggi.

Kategori pengguna masih banyak, dan sepertinya mereka sudah mulai pindah ke daerah lain sebab ada  yang diamankan dari Bandar Baru.

Terhadap tersangka yang ditembak mati warga Dusun Basam Kec. Barusjahe, merupakan target operasi.

Selama operasi antik adapula dilakukan penggerebekan di kawasan desa Desa Berastepu (zona merah Sinabung).

Ketika penggerebekan, tersangka lompat ke jurang dan tinggal HP dan sepeda motor sebagai barang bukti.

Karena petugas belum dapat memastikan keterlibatannya dalam penyalahgunaan narkoba, maka ke dua orang itu dinyatakan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Demikian Kasat Resnarkoba AKP Ras Maju Tarigan. (cpn)

  • Bagikan