Waspada
Waspada » Polmed Bimbing Kelompok Nelayan Di Sergai
Sumut

Polmed Bimbing Kelompok Nelayan Di Sergai

DARI kiri kekanan; Dr Rizal Agus, SE. MSc. Selaku Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Polmed, Ketua Koperasi Pusperindo-Sergei M.Ali Lubis, Dr.Azhar. SE.MSi. tim Pengabdian, M.Rasyid dan Samsul nelayan Sergei). Polmed bimbing kelompok nelayan di Sergai. Waspada/ist
DARI kiri kekanan; Dr Rizal Agus, SE. MSc. Selaku Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Polmed, Ketua Koperasi Pusperindo-Sergei M.Ali Lubis, Dr.Azhar. SE.MSi. tim Pengabdian, M.Rasyid dan Samsul nelayan Sergei). Polmed bimbing kelompok nelayan di Sergai. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Politeknik Negeri Medan (Polmed) kembali melaksanakan pengabdian kemitraan kepada masyarakat, dengan bimbing kelompok nelayan di Serdang Bedagai (Sergai).

Polmed bimbing kelompok nelayan di Sergai dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
Bimbingan kali ini pada kelompok Nelayan Udang Putih dan Bintang Terang di bawah naungan Koperasi Perikanan Indonesia yang berlangsung, Sabtu, (21/11).

Ketua Tim Pengabdian Dr Rizal Agus Nasution SE MSc kepada Waspada, Selasa,(25/11) mengatakan, bimbingan kepada kelompok dimaksudkan dapat merubah cara berpikir dan memotivasi para nelayan untuk bergabung dalam koperasi sebagai wadah untuk meningkatkan keahlian mereka.

Dia didampingi anggota tim nya Dr.Azhar SE.MSi, Enny Segarahati Barus SE MSi dan Ketua Pusat Koperasi Perikanan Indonesia Cabang Serdangbedagai

Terutama masih lemahnya sumber daya manusia (SDM) yang juga menjadi salah satu masalah prioritas yang dihadapi para nelayan Sergei,ujar Agus

Begitu juga dalam hal aspek pemahaman pemasarannya, lanjut Agus, diberikan bimbingan kepada para nelayan sebagai upaya dalam memuaskan pelanggan mereka.

Jadi, diharapkan mereka tidak hanya mampu menjual ikan segar saja. Tapi juga mempelajari apa kebutuhan dan keinginan pasar mereka.

Pengembangan Produk

Selain itu juga diberikan bimbingan untuk pengembangan produk yang berkualitas dengan hasil jumlah tangkapan yang memadai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar. “Jadi, tidak hanya mampu menjual ikan segar saja,” sebut Rizal.

Dengan memahami pasar dan perluasan pasar, maka para pengusaha mikro ini diharapkan dapat menghasilkan produk hasil laut bernilai tambah.

Bahkan, kata Rizal lagi, dapat melakukan ekspor dimasa datang sehingga dalam jangka panjang keuntungan yang diperoleh lebih besar dan  kesejahteraan nelayan semakin meningkat yang juga sejalan dengan keinginan pemerintah, sebut Rizal.

Rizal bersama tim juga menyarankan agar para nelayan mau bergabung dalam koperasi untuk dapat lebih bersinergi dalam melakukan kegiatannya, sehingga mampu menghasilkan produk turunan yang menggunakan bahan baku hasil laut.

Selanjutnya, Rizal menjelaskan alasan timnya memilih melakukan pembinaan terhadap nelayan Sergei, karena kabupaten ini sebagai mawasan yang memiliki hasil kekayaan laut yang besar di Sumatera Utara.

“Indonesia yang kaya raya dari hasil lautnya perlu memperkaya sumber daya manusianya melalui peningkatan motivasi berkelompok dan keahlian mereka. “Kami hadir untuk memberi alternatif solusi atas permasalahan yang dihadapi pengusaha,” ucap Agus.

Percepatan Penjualan

Pakar IT Tajrin M.I.Kom yang juga mendampingi tim mengatakan, di era pandemi Covid-19 saat ini, pemasaran berbasis digital sangat diperlukan untuk percepatan penjualan.

Tajrin menjelaskan kepada para nelayan diperlukan untuk menggunakan media whatsapp dan aplikasi digital lainnya sebagai media efektif dalam memasarkan produk mereka.

Para dosen Politeknik Medan itu juga mendorong para nelayan mengorganisir kelompok usahanya secara lebih baik dan aktif mencari peluang-peluang pasar dan permodalan maupun fasilitasi dari pemerintah dan BUMN.

Dalam acara bimbingan yang diikuti 35 orang nelayan tersebut juga dilakukan penyerahkan 5 unit cooler box kepada tim nelayan di Desa Sentang, Serdang Bedagai. (clin)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2