Polisi Tembak Pelaku Pembunuhan Mahasiswi

Polisi Tembak Pelaku Pembunuhan Mahasiswi

  • Bagikan
PELAKU pembunuhan sadis terhadap korban yang merupakan mahasiswi dipaparkan petugas Polsek Tigapanah. Polisi Tembak Pelaku Pembunuhan Mahasiswi. Waspada/Ist
PELAKU pembunuhan sadis terhadap korban yang merupakan mahasiswi dipaparkan petugas Polsek Tigapanah. Polisi Tembak Pelaku Pembunuhan Mahasiswi. Waspada/Ist

TANAH KARO (Waspada): Pelaku pembunuhan seorang mahasiswi yang sempat buron, berhasil diamankan Tim Opsnal Polsek Tigapanah dari persembunyianya di Desa Ujung Deleng, Kecamatan Kutabuluh.

“Karena melakukan perlawanan saat akan disergap dan tidak mengindahkan tiga kali tembakan peringatan ke udara, pelaku diberikan tindakan tegas terukur di bagian kaki sebelah kanan,” kata Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo SH SIK didampingi Kapolsek Tigapanah AKP H Sihotang melalui Kasubag Humas Iptu Syahril Lubis, Minggu (11/4).

Pelaku berinisial DK, 30, penduduk Gg Mesjid, Desa Rumah Berastagi, Kecamatan Berastagi. Pelaku diamankan saat sedang tidur di rumah istrinya di Desa Ujung Deleng, Kec. Kutabuluh. Pengungkapan pelaku ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/296/IV/2021/SU/Res T. Karo/Sek Tigapanah, tanggal 10 April 2021, pelapor atas nama Riski Hidayat.

Dijelaskan Syahril, korban Aydilla Safitri Br Surbakti, 22 penduduk Desa Ajijulu Kec. Tigapanah yang merupakan mahasiswi ini ditemukan sudah dihujani tusukan di bagian dada, leher, lengan dan punggung menggunakan benda tajam, Jumat (9/4) lalu.

Saat ditemukan saksi Dinda Azhari Br Surbakti yang merupakan adik kandungnya, korban sudah terlihat lemah lalu dibawa ke RS Efarina Etaham untuk mendapatkan penanganan medis. Namun sekitar 30 menit korban berada di ruang IGD saat diberi penanganan medis, korban lalu mengalami sesak dan akhirnya korban yang banyak mengeluarkan darah meninggal dunia di rumah sakit.

Lanjutnya, dari serangkaian penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi, petugas akhirnya mengetahui pelaku pembunuhan yang mengakibatkan korban tewas ditusuk pelaku. Petugas langsung membentuk tim dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diketahui sedang berada di rumah istrinya di Desa. Ujung Deleng, Kecamatan Kutabuluh.

Setelah berhasil mengamankan pelaku yang sempat melakukan perlawanan, hingga harus diberikan tindakan tegas terukur dari tempat persembunyiannya, petugas langsung membawanya ke RSUD Kabanjahe untuk diberikan penanganan medis akibat luka tembak di bagian kaki sebelah kanan.

Di hadapan petugas, pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena pelaku merasa dendam terhadap korban yang selalu memarahi dan memaki pelaku saat diminta hutang oleh korban.

Dari ketersinggungannya terhadap korban, pelaku yang diduga sudah merencanakan pembunuhan lalu mendatangi tempat tinggal korban dan menghujani korban dengan tusukan pisau lalu meninggalkan korban di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pelaku melarikan diri ke rumah istrinya.

Pelaku penganiayaan yang menyebabkan matinya orang ini, akan kita ancam dengan Pasal 338 Subs 351 Ayat (3) KUHPidana dengan ancaman kurungan minimal 15 Tahun penjara, jelas Syahril.(c02).

 

 

  • Bagikan