Polisi Olah TKP Bus Terbalik Di Tol Lubukpakam, Gunakan Laser 3D Scanner - Waspada

Polisi Olah TKP Bus Terbalik Di Tol Lubukpakam, Gunakan Laser 3D Scanner

  • Bagikan

DELISERDANG (Waspada): Satlantas Polresta Deliserdang bekerjasama dengan tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Sumut melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan menggunakan teknologi Laser 3D Scanner, Sabtu (3/10).

Laser 3D Scanner dilakukan pasca Laka tunggal yang melibatkan Bus Putra Pelangi tujuan dari Padang ke Kota Medan terbalik menuju pintu keluar Tol Lubukpakam di Jalan Tol Tebingtinggi-Lubukpakam Km 47, Dusun Mangga, Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubukpakam, Jumat (2/10).

Hal itu diungkapkan Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Yemi Mandagi melalui Kasat Lantas Kompol SL Widodo, Sabtu (3/10). Dimana kegiatan tersebut dilakukan di lokasi kejadian bersama tim TAA dari Polda Sumut dipimpin Kasi Laka Kompol Robiatun.

Dijelaskan, Kompol SL Widodo, Laser 3D Scanner merupakan merekonstruksi kejadian yang sebenarnya baik sebelum, saat dan sesudah kecelakaan. Dengan itu, peristiwa terjadinya kecelakaan diketahui lebih akurat.

“Laser 3D Scanner untuk mencari rekam jejak kendaraan. Sehingga bisa diketahui dalam bentuk berupa hasil vidio dan nanti minimal diketahui faktor penyebab kecelakaan. Mudahan lebih akurat dengan menggunakan alat itu,” katanya.

Sementara itu saat ini, Satlantas Polresta Deliserdang masih melakukan pemeriksaan awal terhadap sopir bus, karena hingga saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Sedangkan korban yang mengalami
luka masih menjalani perawatan di RSU Sari Mutiara dan RSU Grand Med Lubukpakam. Untuk korban tewas Baktiar H Yusuf 52, warga Desa Juli Seupeng Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen Aceh, sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara sebelumnya, Kasat Lantas Kompol SL Widodo menyebutkan didalam Bus tersebut berkisar 17 orang penumpang, satu orang yakni kenek meninggal dunia, 3 orang luka berat dan 5 orang luka ringan. “Jadi meninggal 1 orang, luka berat 3 dan luka ringan 5 orang jumlah penumpang sekitar 17 orang,” katanya.

Kompol Widodo mengatakan, Bus Putra Pelangi ini merupakan tujuan dari Padang menuju Kota Medan dan hendak keluar Tol Lubukpakam karena ada penumpang yang turun di Lubukpakam. “Bus itu dari Padang mau ke Medan, di Lubukpakam mau menurunkan penumpang tapi karena mungkin kecepatan tinggi jadi keluar jalur,” (a16).

Teks Foto: Kasat Lantas Kompol SL Widodo bersama tim TAA Polda Sumut melakukan olah TKP dengan menggunakan Laser 3D Scanner. (Waspada/ist).

  • Bagikan