Waspada
Waspada » Polisi Dibacok, Pemilik Shabu 22,89 Gram Ditembak Mati
Sumut

Polisi Dibacok, Pemilik Shabu 22,89 Gram Ditembak Mati

Kapolres T. Karo AKBP Benny R Hutajulu saat menjenguk Aiptu Basmi Ginting yang tengah mendapat perawatan medis. Waspada/Ist
Kapolres T. Karo AKBP Benny R Hutajulu saat menjenguk Aiptu Basmi Ginting yang tengah mendapat perawatan medis. Waspada/Ist

TANAH KARO (Waspada) : JNG 36 warga Dusun Basam Desa Barusjulu Kec. Barusjahe tersangka pengedar Shabu pembacok Aiptu Basmi Ginting, ditembak mati saat hendak diamankan, Sabtu (15/2).

Peristiwa yang menggegerkan warga Dusun Basam ini berawal saat Satres Narkoba Polres T. Karo dipimpin AKP Ras Maju Tarigan melakukan penangkapan terhadap tersangka JNG pemilik Shabu 22,89 gram yang sudah menjadi target operasi Polisi lebih seminggu.

Kasat Resnarkoba Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan kepada Waspada menyebutkan, sebelum terjadi peristiwa penembakan, personil Satres Narkoba melakukan penyelidikan, saat itu petugas mendapati mobil tersangka parkir di seberang rumahnya.

Agar buruan tidak lepas dari kejaran, personil dibagi menjadi dua tim yang beranggotakan tiga orang melakukan pengepungan terhadap mobil dan tim lain beranggotakan empat personil mengepung rumah tersangka.

Di depan rumah tersangka, petugas mengamankan seorang pekerja sedang mengaduk semen yang diduga membantu tersangka menjual sabu berinisial DSS. Kemudian Aiptu Basmi Ginting memasuki rumah tersangka melalui pintu depan yang saat itu kondisi terbuka sambil memperkenalkan diri sebagai Polisi.

Ketika Basmi Ginting melewati pintu belakang, tersangka yang sebelumnya bersembunyi di balik dinding, langsung membacok Polisi menggunakan sebilah parang pada bagian punggung.

Namun saat itu jaket yang dikenakan Basmi Ginting menjadi robek. Seketika itu, Aiptu Basmi Ginting membalikkan badannya dan melihat tersangka mengayunkan parang kearahnya dan Basmi Ginting menangkis serangan itu dan menagkap tangan tersangka sehingga jatuh. Tetapi tersangka tetap mengayunkan parang yang dipegangnya dan menyebabkan Basmi Ginting terluka akibat sayatan dibagian dipunggungnya.

Tetapi Aiptu Basmi Ginting masih tetap memegang tangan tersangka dan mengambil senjata api. Melihat Basmi Ginting mengambil senjata, tersangka berupaya melepaskan tanganya dari cengkraman Polisi dan langsung melarikan diri setelah terlepas.

Saat tersangka melarikan diri, Aiptu Basmi Ginting memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali ke udara, tetapi tersangka tak menghiraukan peringatan itu. Saat Aiptu Basmi Ginting mengarahkan moncong senjatanya ke bagian kaki tersangka, saat itupulalah pemilik sabu ini melompat ke bawah jurang, sehingga peluru menembus ke bagian punggung tersangka.

Selanjutnya personil mengejar tersangka yang sudah jatuh tersungkur dan langsung mengangkatnya ke dalam mobil dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe.

Saat tersangka berada di dalam mobil, Polisi menemukan sebuah dompet yang berisikan 24 paket Shabu seberat 5,80 gram. Selanjutnya di rumah sakit saat digeledah badanya, ditemukan pula satu paket shabu dalam kantong jaket bagian dalam seberat 16, 10 gram bruto.

Sedangkan personil yang lain saat melakukan pemeriksaan dalam rumah tersangka, tepatnya di kamar di bawah tilam, ditemukan barang bukti satu paket shabu di dalam plastik klip warna bening seberat 0,99 gram bruto.
Selain itu, adajuga ditemukan satu buah timbangan elektrik warna putih, bong dan sejumlah plastik klip warna bening.

Setelah dipersatukan, barang bukti Shabu sebanyak 22 paket seberat 22,89 gram. Saat ini, Aiptu Basmi Ginting masih mendapat perawatan intensif di RSU Kabanjahe dan tersangka yang ditembak, telah meninggal dunia, jelas Ras Maju. (cpn )

Kapolres T. Karo AKBP Benny R Hutajulu saat menjenguk Aiptu Basmi Ginting yang tengah mendapat perawatan medis. Waspada/Ist

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2