PLTA Lau Gunung Segera Pasok Listrik Dua Kabupaten - Waspada

PLTA Lau Gunung Segera Pasok Listrik Dua Kabupaten

  • Bagikan
LOKASI Pembangunan PLTA di Desa Lau Gunung Kec Tanah Pinem Kab Dairi  akan sebagai pemasok Listrik berdaya 15 Mega Watt. Waspada/Ist
LOKASI Pembangunan PLTA di Desa Lau Gunung Kec Tanah Pinem Kab Dairi  akan sebagai pemasok Listrik berdaya 15 Mega Watt. Waspada/Ist

SIDIKALANG (Waspada): Warga dua kabupaten yakni Dairi dan Karo, Sumatera Utara, segera mendapatkan pasokan listrik tambahan dengan dioperasikannya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang dibangun oleh  PT Inpola Meka Energi (IME) yang berlokasi di Desa Lau Gunung, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Sampai bulan  Mei 2020, pembangunan PLTA Lau Gunung dengan total kapasitas 15 MW telah mencapai progres pembangunan sebesar 91,5% dan direncanakan dapat beroperasi pada bulan Desember 2020.

Hal ini diterangkan oleh Direktur Utama PT Inpola Meka Energi (IME), Agus Choliq kepada Wartawan dilokasi PLTA Lau Gunung, Kamis (19/6).

Dikatakan Agus, pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin agar PLTA Lau Gunung dapat beroperasi di tahun 2020, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

PLTA Lau Gunung Pasok Listrik Di Dua Kabupaten
PLTA Lau Gunung Pasok Listrik Di Dua Kabupaten

Disebutkanya, walaupun pengerjaan proyek sedikit mengalami keterlambatan karena Pandemi COVID-19, namun PLTA Lau Gunung akan mendukung berbagai kegiatan masyarakat dari sisi pendidikan, perekonomian, industri dan lainnya melalui pendistribusian listrik ke berbagai tempat.

Minimalisir Pemadaman Listrik

Pengoperasian PLTA ini tentunya juga akan mendukung program pemerintah pusat untuk meningkatkan rasio elektrifikasi sekaligus mendukung kehandalan pasokan listrik daerah, sehingga meminimalisir adanya pemadaman listrik akibat kurangnya pasokan listrik di daerah lainnya.

PLTA Lau Gunung menggunakan aliran sungai dan merupakan jenis pembangkit baru terbarukan yang bebas polusi sehingga aman bagi masyarakat dan lingkungan.

PLTA Lau Gunung Pasok Listrik Di Dua Kabupaten
PLTA Lau Gunung Pasok Listrik Di Dua Kabupaten

Layani 10.000 Rumah Tangga

PLTA Lau Gunung juga memiliki Daerah Aliran Sungai (DAS) sebesar 519,34 km2 dengan panjang sungai utama 47,5km. Nantinya pembangkit listrik ini akan melayani kurang lebih 10.000 rumah tangga di 2 wilayah yakni Kabupaten Dairi dan Kabupaten Karo, Sumatera Utara, melalui jaringan listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Selama masa konstruksi, PLTA Lau Gunung menyerap sekitar 229 orang tenaga kerja yang berasal dari tenaga kerja lokal yakni Kabupaten Dairi dan tenaga kerja dari daerah lainnya.

Mendorong Percepatan Ekonomi Daerah

Sementara itu, Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan sangat menyambut baik atas progres kerja yang telah dilakukan oleh PT Inpola Meka Energi dalam pembangunan PLTA Lau Gunung yang tetap dapat terlaksana meskipun masih dalam suasana pandemi COVID-19.

“Pemerintah Kabupaten Dairi dan khususnya masyarakat Kabupaten Dairi sangat menunggu pembangunan PLTA Lau Gunung dapat selesai sesuai jadwal yang telah direncanakan sehingga kebutuhan akan energi untuk Sumatera Utara khususnya Kabupaten Dairi dapat terpenuhi dengan baik,” kata bupati.

Eddy Berutu menambahkan, investasi sektor energi listrik yang dilakukan oleh PT Inpola Meka Energi (IME) dengan kapasitas energi yang akan dihasilkan sebesar 15 MW sangat membantu pemerintah dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Sektor energi merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kegiatan perekonomian masyarakat,” tambah Eddy.

SMK3 Dan Protokol COVID-19

Menurut bupati, proses konstruksi pembangunan PLTA Lau Gunung tetap berjalan normal di tengah pandemi COVID-19 dengan menerapkan Standar Sistem Manajemen Kesehatan  dan Keselamatan Kerja (SMK3) serta protokol pencegahan COVID-19 secara disiplin dan ketat di lingkungan proyek.

Sejumlah prosedur pencegahan dan penanganan COVID-19 juga telah dibuat dan diberlakukan di seluruh unit kerja sejak Maret 2020.

Hal ini merupakan komitmen Perusahaan agar proyek dapat selesai sesuai rencana dengan tetap menjaga mutu kualitas terbaik dan tetap menjalankan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan kerja.

Perusahaan telah menyediakan berbagai fasilitas pencegahan sesuai dengan protokol COVID-19 yakni dengan menempatkan alat pencuci tangan portable di beberapa lokasi kerja yang dilengkapi dengan sabun, menyediakan alat pelindung diri (APD) yang dilengkapi dengan masker dan sarung tangan serta melakukan serangkaian tes kesehatan, seperti rapid test.

Berbagai langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen dan kepedulian Perusahaan kepada seluruh pekerja dan masyarakat setempat, sehingga area proyek tetap dalam kondisi aman, sehat serta selalu menjaga kondisi lingkungan yang terkendali dan terjaga semaksimal mungkin.

Corporate Social Responsibility

Tidak hanya untuk para pekerja, Perusahaan juga telah melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk pemberian bantuan fasilitas penunjang kesehatan dan kebersihan untuk masyarakat sekitar area operasional, yakni di Desa Tanah Pinem, Desa Kuta Buluh, Desa Kuta Gamber dan Desa Kempawa.

Bantuan tersebut terdiri dari suplemen atau vitamin, fasilitas cuci tangan portable yang dilengkapi dengan sabun cair, cairan disinfektan, Alat Pelindung Diri (APD) seperti kaca mata pelindung, masker, sarung tangan dan jas hujan.

Sesuai arahan Bupati Dairi, Manajemen IME juga akan melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Dairi dalam hal sosialisasi kesehatan kepada masyarakat.(a25/B).

  • Bagikan