Waspada
Waspada » Plh Bupati Tapsel Sesalkan Kades Tidak Hadiri Musrenbang
Sumut

Plh Bupati Tapsel Sesalkan Kades Tidak Hadiri Musrenbang

Suasana musrenbang kecamatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sayurmatinggi. Plh Bupati Tapsel Sesalkan Kades Tidak Hadiri Musrenbang. Waspada/Ist
Suasana musrenbang kecamatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sayurmatinggi. Plh Bupati Tapsel Sesalkan Kades Tidak Hadiri Musrenbang. Waspada/Ist

TAPSEL (Waspada): Plh Bupati Tapsel Parulian Nasution menyesalkan ketidakhadiran sejumlah Kepala Desa (Kades) dalam mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sayurmatinggi.

“Kalau Kades tidak hadir, bagaimana bisa diketahui apa yang belum di bangun di desa,” ujar Parulian Nasution dalam Musrembang yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sayurmatinggi, Selasa (23/2).

Dikatakan, Musrenbang kecamatan adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk perencanaan prioritas pembangunan desa yang wajib dilaksanakan oleh para perangkat pemerintah kecamatan hingga desa dan Mendagri setiap tahun menerbitkan Permendagri yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan.

Menurut Parulian, sektor kesehatan masih sangat dibutuhkan di Kabupaten Tapanuli Selatan, khususnya di Kecamatan Sayur Matinggi. Untuk itu dia berharap agar pembangunan di bidang kesehatan dinomorsatukan.

“Cerdaspun kalau tidak sehat susah juga, makanya harus selalu bergandengan antara sehat dan cerdas. Kalau sudah sehat, cerdas, pasti sejahtera karena energi berpikirnya jalan,” terang Parulian.

Kepada Kades yang hadir, Plh Bupati meminta agar mempelajari program yang menjadi prioritas, agar usulan yang sudah masuk dari desa menjadi program yang diusulkan Kecamatan dan menjadi prioritas di Kabupaten.

“Jangan sampai usulan dari Sayurmatinggi tidak menjadi skala prioritas di tingkat kabupaten,” tegas Parulian

Selain itu, Parulian juga mengingatkan Kades dalam penggunaan dana desa (DD). Katanya Kades harus mengetahui program yang sudah ditampung di APBD dan di APDes sehingga tidak tumpang tindih. Kemudian penggunaan DD untuk bantuan Covid-19, dia berharap agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penyalurannya.

“Saya tidak mau dengar lagi di Kecamatan Sayurmatinggi ini ada yang berkelahi gara-gara bantuan (Covid-19),” ujarnya.

Sebelumnya, Camat Sayurmatinggi, Emmy Farida, dalam laporannya mengatakan, 20 November 2020, pihaknya telah melakukan penyusunan RKPDes untuk seluruh desa. Kemudian menyurati Kades agar melaksanakan Musrenbang dalam waktu 16 hingga 31 Januari 2021 sesuai dengan surat dari Bappeda Tapsel.

Hadir dalam Musrenbang itu, Ka. Bappeda Abadi Siregar, Forkopimcam, sejumlah Kades dan para peserta Musrenbang kecamatan. (a31)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2