PLD Akui Kades Damparan Haunatas Tidak Koordinasi - Waspada

PLD Akui Kades Damparan Haunatas Tidak Koordinasi

  • Bagikan
Kantor Desa Damparan Haunatas. (Waspada/IST)

TAPSEL (Waspada) : Pernyaluran Bantuan Langsung Tunai tahap pertama di Desa Damparan Haunatas yang disoal warga ternyata diluar sepengetahuan Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa (PLD).

Tindakan membagi rata BLT dengan berdalih hasil musyawarah desa yang akhirnya membagikan hanya Rp. 375.000/KK kepada 152 KK yang seyogianya menjadi hak 95 KK, dinyatakan Pendamping Desa Safar Pohan dan PLD Fatimah tanpa sepengatahuan mereka.

Kepada Waspada, ketika dikonfirmasi, Senin malam (25/5) Safar mengaku tidak mengetahui adanya kebijakan yang dimusyawarahkan untuk membagi rata BLT tersebut.

“Saya sama sekali tidak tahu ada pembagian BLT seperti itu di Desa Damparan Haunatas, biar lebih jelas coba tanyakan kepada PLD nya,” ujar Safar.

PLD Desa Damparan Haunatas Fatimah, ketika dikonfirmasi Waspada, mengatakan hal senada. Bahkan Fatimah kaget mengetahui pembagian BLT dibagi rata.

“Saya sama sekali tidak tau menau dengan pembagian BLT yang akhirnya membagi rata. Setahu saya, jumlah penerima BLT di Desa Damparan Haunatas 95 KK saja,” kata Fatimah.

Lebih lanjut, Fatimah mengaku tidak mengetahui secara pasti jadwal pembagian BLT di desa tersebut. Alasannya, Kepala Desa Damparan Haunatas, Ustiar Pasaribu tidak ada koordinasi dan keras kepala.

“Memang susah kali diajak koordinasi Kades yang satu ini. Bahkan pembagian BLT di desanyapun kita tidak dikasi tau. Sebelumnya sudah kita usulkan agar dilakukan secara terjadwal dan bergiliran dengan desa lainnya agar bisa kita hadiri, namun tidak diindahkan,” paparnya.

Padahal dari awal, lanjut Fatimah, pihaknya sudah mensosialisasikan bahwa BLT Dana Desa untuk desa dengan jumlah DD diatas 800 Juta Rupiah bisa mengalokasikan 30% DD untuk BLT. Desa Damparan Haunatas memiliki DD sebesar 1,2 Miliar Rupiah.

“Dia sendiri (Ustiar Pasaribu-red) sudah mengikuti pertemuan di Kabupaten yang membahas proses penjaringan warga terdampak dan proses penyalurannya. Entah kenapa bisa lagi berubah ada kebijakan seperti ini,” tanya Fatimah kesal.

Lebih lanjut Fatimah akan mempertanyakan kembali kepada Ustiar terkait kebijakan penyaluran BLT DD tersebut.

“Saya akan tanyakan kepada Kades Damparan Haunatas, bagaimana bisa proses penyaluran BLT itu bisa berubah,” pungkas Fatimah. (a36)

  • Bagikan