Waspada
Waspada » Perumahan Grand Mutiara Indah 3 Terendam
Sumut

Perumahan Grand Mutiara Indah 3 Terendam

PERUMAHAN Grand Mutiara Indah 3 Dusun V-B Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batangkuis yang terendam air akibat meluapnnya Sungai Belumai dan jebolnya tembok penahan, Sabtu (21/11). (Waspada/Khairul K Siregar/B)

BATANGKUIS (Waspada): Perumahan Grand Mutiara Indah 3 di Dusun V-B Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batangkuis terendam air. Ketinggian air mencapai 50 cm. Akibat kejadian tersebut, puluhan warga mengungsi sementara ke Mushalla Al Amin, Sabtu (21/11)

D. Saragih,57, salah seorang warga perumahan menjelaskan air masuk ke dalam rumah pada Sabtu pukul 03.00 Wib. Dikatakan Saragih, penyebab masuknya air ke dalam rumah warga tersebut akibat meluapnya Sungai Belumai hingga menjebol tembok penahan di sekitar Perumahan.

“Air masuk ke dalam rumah akibat meluapnya air Sungai Belumai dan tidak mampu menahan tembok penahan hingga jebol dan akhirnya merendam perumahan ini”kata Saragih.

Saragih mengatakan, dalam Perumahan Grand Mutiara Indah 3 ini terdapat 116 Unit. Dari jumlah itu, 50 unit sudah di tempati oleh beberapa Kepala Keluarga.

Hal yang sama juga dikatakan Sri Haryati,52,. Ia mengaku saat kejadian sedang terlelap tidur.

“Tiba-tiba air masuk ke dalam rumah, saat itu juga saya bersama warga lainnya langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman yakni Mushalla Al Amin, sedangkan yang lainnya menyelamatkan barang berharga di dalam rumah masing-masing”kata Sri Haryati.

Baik D. Saragih maupun Sri Haryati dalam kesempatan itu mengaku sangat kecewa dengan pihak pengembang yang membangun Perumahan.

Harusnya, sebelum melakukan pembangunan, pihak pengembang memperhatikan kondisi lapangan dan melihat dampaknya.

“Banjir ini sudah yang ke 3 kalinya kami alami. Seminggu lalu Perumahan ini kebanjiran juga. Kami minta pihak pengembang supaya memikirkan nasib penghuni Perumahan dan jangan hanya mengejar untung lalu kami yang menjadi korban kebanjiran seperti ini. Selain itu juga kita minta pihak pemerintah setempat memanggil pihak pengembang mencari solusi agar banjir tidak terulang kembali ”ucap Sri Haryati yang diamini D Saragih.

Beberapa petugas PMI Kabupaten Deliserdang yang mendapatkan informasi langsung turun ke lokasi sembari memberi bantuan 3 kotak wipol kepada masyarakat yang rumah nya kebanjiran.

Selain itu, untuk mengantisipasi penyakit yang timbul, petugas medis dari Puskesmas Batangkuis di pimpin Kepala Puskesmas dr Aguswan Siregar juga membuka posko kesehatan di halaman Mushalla Al Amin.

Camat Batangkuis Avro Wibowo yang turun ke lokasi menjelaskan dirinya akan memanggil pihak pengembang untuk membicarakan hal ini dan mencari solusinya.

“Dalam waktu dekat akan kita panggil pihak pengembang untuk membicarakan ini sekaligus mencari solusi bagaimana agar hal serupa tidak terjadi lagi “kata Avro. (a14/B)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2