Waspada
Waspada » Pertambahan Kasus Positif Covid-19 Di Sergai Mengkhawatirkan
Sumut

Pertambahan Kasus Positif Covid-19 Di Sergai Mengkhawatirkan

SEIRAMPAH (Waspada): Pertambahan kasus positif Corona Virus Disease (Covid-19) dalam sepekan terakhir cukup mengkhawatirkan, pasalnya pertambahan kasus rata-rata dua orang perhari, bahkan berdasarkan data peta sebaran, Jumat (17/7) tiga orang warga Sergai kembali positif Covid-19.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Drs. H. Akmal, AP, M.Si, kepada Waspada via pesan WhatsApp, Jumat sore menuturkan penambahan jumlah korban baru terpapar Covid-19 di peta sebaran Kabupaten Sergai sebanyak 3 orang.

Menurut Jubir, pihaknya mendapat informasi dari Kadis Kesehatan dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, ketiga korban ini merupakan warga yang sebelumnya masuk dalam daftar tracing akibat kontak erat dengan orang-orang yang sudah lebih dulu dinyatakan positif Covid-19.

” Dua dari tiga korban adalah ASN yang bekerja di fasilitas kesehatan di Kecamatan Sipispis terpapar Covid-19 adalah warga Sipispis yang juga bekerja di Kecamatan Sipispis”,terang Akmal.

Korban pertama lanjut Jubir, inisial FE, wanita umur 40 tahun yang menjalani PCR test pada 9 Juli setelah masuk dalam daftar tracing dari seorang dokter gigi yang lebih dulu dinyatakan positif Covid-19, pada 16 Juli, Dinkes Provinsi Sumatera Utara (Provsu) mengkonfirmasi jika hasil test FE positif.

Sedangkan korban kedua imbuh Jubir, inisial MH, pria berusia 30 tahun yang juga bekerja dan masuk dalam daftar tracing yang sama dengan FE, hasil tes MH dirilis pada t16 Juli.

” Kedua korban sudah diarahkan menjalani isolasi mandiri di rumah sejak tanggal 9 Juli sambil menunggu hasil PCR test dirilis, keduanya juga sampai hari ini dalam keadaan sehat dan tidak menunjukkan gejala sakit apapun”, papar Akmal.

Selanjutnya korban ketiga ujar Jubir Gustu, inisial HJI, seorang pria usia 30 tahun warga Sei Rampah yang bekerja di salah satu kantor cabang Bank di Kecamatan Teluk Mengkudu.

” HJI masuk dalam daftar kontak erat salah satu pegawai Bank yang suaminya meninggal dunia akibat terpapar Covid-19, pada tanggal 6 Juli, HJI melakukan rapid test di Puskesmas Sialang Buah dan hasilnya reaktif,lalu pada 8 Juli, HJI menjalani pengambilan sampel swab oleh Dinas Kesehatan Sergai untuk PCR test”,beber Akmal.

Pada 16 Juli kata Jubir Gustu, hasilnya dirilis dan ia dinyatakan positif Covid-19, sejak 8 Juli, korban sudah diarahkan untuk isolasi mandiri dan sampai hari ini tidak menunjukkan gejala sakit, ketiga korban, sedang dalam proses rujukan ke Rumah Sakit untuk diisolasi dan mendapat tindakan medis.

“Kasus baru tersebut menjadikan jumlah warga yang positif Covid-19 di Sergai mencapai 30 kasus di mana satu kasus pertama meninggal dunia, 14 kasus sudah dinyatakan sembuh serta 15 orang masih dalam proses isolasi dan perawatan”, kata Akmal.

Ditambahkan Jubir Gustu, ke 15 warga tersebut masing-masing dirawat RS GL Tobing Tanjung Morawa sebanyak 3 orang, 2 orang di RS Martha Friska, satu orang di RS Mitra Sejati Medan, satu orang di RS St. Elisabeth Medan dan satu orang menjalani isolasi di RS Bunda Thamrin., saat ini 7 orang lainnya masih dalam proses tracing kontak dan rujukan ke faskes untuk diisolasi.

” Kami mengimbau agar masyarakat tidak panik namun tetap harus waspada dalam menjalankan setiap aktivitas dalam situasi normal baru, mari terus saling mengingatkan satu sama lain, tetap beraktifitas dari rumah bagi yang tidak punya kepentingan bekerja, apabila keluar rumah agar menjalankan protokol keluar-masuk rumah dengan disiplin. mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, serta kenakan masker”, pungkas Akmal. (a14/C)

Keterangan Foto:

Peta sebaran Covid-19 Sergai, Jumat (17/7) menujukkan angka peningkatan warga Sergai yang positif Covid-19 hingga mencapai 30 orang, peningkatan tersebut cukup mengkhawatirkan masyarakat. (Waspada/Istimewa)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2