Waspada
Waspada » SMGP Resmikan Pengoperasian Terbatas Unit 1 PLTP 45 Watt
Sumut

SMGP Resmikan Pengoperasian Terbatas Unit 1 PLTP 45 Watt

Chief Technology Officer Riza Glorius Pasikki yang bertindak sebagai Direktur Utama PT SMGP. Waspada/Ist

 

Madina (Waspada): Perusahaan Panas Bumi PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan peresmian pengoperasian terbatas Unit 1 PLTP 45 Watt Jum’at (26/02) di aula Kantor Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

Hadir Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis SH, Perwakilan Kodam 1/BB, Kolonel Inf M. Siregar, Chief Technology Officer Riza Glorius Pasikki yang bertindak sebagai Direktur Utama PT SMGP, Kapolsek Kotanopan AKP Indra yang mewakili Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, Pimpinan OPD Pemkab Madina termasuk Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Pendidikan.

Kemudian para undangan yaitu perwakilan dari 6 Desa di wilayah kerja panasbumi SMGP yaitu Desa Sibanggor Julu, Sibanggor Jae, Sibanggor Tonga, Hutanamale, Hutalombang dan Desa Purba Lamo.

Usai melakukan sosialisasi, Direktur Utama PT SMGP, Riza Glorius Pasikki kepada wartawan menjelaskan peresmian yang dilakukan mencakup beberapa subjek, sosialisasi sesuai dengan keputusan Kementerian ESDM RI tentang diizinkannya PT SMGP melakukan operasi terbatas.

“Tentunya ada masukan dari pihak masyarakat terkait dengan harapan dan permintaan mereka baik itu bersifat hubungan yang saling menguntungkan maupun perbaikan cara kami beroperasi agar lebih aman.”

“Tentunya dalam hubungan yang saling menguntungkan ini kami selalu bekerja sama dengan PemKab (Pemerintah Kabupaten) yang selama ini aktif membantu menjembatani komunikasi kami dengan masyarakat,” kata Riza

Ia menjelaskan PT SMGP adalah bagian dari projek strategis nasional yang merupakan salah satu projek energi terbarukan yang berkontribusi terhadap pemenuhan target pemerintah pembauran energi 23 persen di tahun 2025.

Saat ini PT SMGP baru beroperasi 45 MW (Mega Watt) dan sekarang sedang menyelesaikan konstruksi unit 2 yang Insha Allah pertengahan tahun ini akan menyelesaikan pekerjaan konstruksi unit 2 sehingga kapasitas terpasang akan meningkat dari 45 MW menjadi 90 MW.

“Adapun cadangan berdasarkan dari informasi yang kami dapatkan dari proses eksplorasi dan pengeboran mempunyai kapasitas 240 MW, sehingga kami diamanahkan negara untuk bisa mengembangkan potensi panas bumi di Sorik Marapi ini sampai dengan 240 MW di akhir tahun 2023,” jelas Riza menambahkan.

Perjanjian SMGP dengan PLN diwajibkan untuk menambah kapasitas 45-50 MW setiap tahunnya dan harusnya unit 2 ini kalau tidak ada musibah akan beroperasi di bulan Maret.

“Pertama dari 45 menjadi 90 MW dan di akhir 2021 ada unit 3 sebesar 50 MW, tentunya pada saat dikatakan unit 3, itu tidak hanya bangunan fisik, dan juga terus melakukan pengeboran. Kita mengoperasikan 2 rig dalam rangka memenuhi pasokan uap bagi suplai unit 3 sebesar 50 MW, di akhir 2021 harapan kami kami bisa mensuplai sebesar 140 MW yang berasal dari unit 1, 45 MW, unit 2, 45 MW dan unit 3, 50 MW,” papar Riza.

Kepada semua pihak khususnya masyarakat yang berada di Wilayah Kerja Panas bumi PT SMGP, Riza Glorius Pasikki meminta doa restu dan dukungan dalam kegiatan projek panas bumi yang sedang berjalan.

“Tentunya dengan segala kerendahan hati kami mohon doa restu dan dukungan semua pihak. Proses ini akan terus kami perbaiki agar tidak terjadi musibah yang sama.”

“Tujuan akhirnya agar kita bisa meningkatkan peran lokal, baik itu tenaga kerja yang bisa berkontribusi bagi kami maupun keterlibatan masyarakat sekitar dari ring 1 maupun masyarakat Kabupaten Madina seperti penyediaan jasa dan sebagainya sehingga kehadiran kami bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis SH berharap kepada pihak perusahaan agar senantiasa mengutamakan keselamatan masyarakat sekitar. Ia berharap kejadian pada 25 Januari yang lalu tidak terulang kembali.

”Hari ini perusahaan memulai sebagian dari kegiatan, saya atas nama masyarakat Kabupaten Madina meminta dan mengingatkan kembali, sebagaimana yang disebutkan pak Riza bahwa perusahaan ini sudah dipercayai negara untuk melakukan kegiatan pemanfaatan panas bumi di Madina.”

“Saya harap lakukan tanggung jawab penuh, dan saya pastikan masyarakat Madina tidak ada yang menolak hadirnya perusahaan (investor), namun, semestinya perusahaan itu membawa kesejukan, kenyamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ucap Erwin

Pantauan wartawan usai melakukan peresmian PLTP Unit 1 (45 W), Forkopimda, perusahaan bersama masyarakat menyaksikan pembukaan sumur A 104 pada pukul 16.00 WIB secara Live Streaming. (Cah)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2