Waspada
Waspada » Peredaran Narkotika Tidak Pernah Berhenti Di Pematangsiantar
Sumut

Peredaran Narkotika Tidak Pernah Berhenti Di Pematangsiantar

TERSANGKA pengedar sabu-sabu DZH, 40, (Kiri) diringkus Satres Narkoba Polres Kota Pematangsiantar di Gg. Gapura, Jl. Sriwijaya, Kel. Baru, Kec. Siantar Utara, Sabtu (23/5) siang dan sebelumnya pada hari yang sama, JS, 24, diringkus di Jl. Kapten Pierre Tandean, Kel. Pahlawan, Kec. Siantar Timur ( Kanan ). Waspada-Edoard Sinaga/B
TERSANGKA pengedar sabu-sabu DZH, 40, (Kiri) diringkus Satres Narkoba Polres Kota Pematangsiantar di Gg. Gapura, Jl. Sriwijaya, Kel. Baru, Kec. Siantar Utara, Sabtu (23/5) siang dan sebelumnya pada hari yang sama, JS, 24, diringkus di Jl. Kapten Pierre Tandean, Kel. Pahlawan, Kec. Siantar Timur ( Kanan ). Waspada-Edoard Sinaga/B

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Peredaran narkotika jenis sabu-sabu (SS), ganja, pil ekstasi dan lainnya tidak pernah berhenti di Kota Pematangsiantar dan pengungkapan penyalahgunaan narkotika itu menjadi tugas rutin Satres Narkoba Polres setempat.

Kali ini dalam satu hari di dua lokasi berbeda, Satres Narkoba meringkus dua pria yang diduga pengedar narkotika jenis SS terdiri DZS, 41, warga Kel. Tambun Nabolon, Kec. Siantar Martoba dan JS, 24, warga Jl. Siatas Barita, Kel. Tomuan, Kec. Siantar Timur.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Budi Pardamean Saragih melalui Kasubbag Humas Iptu Rusdi dan Kasat Narkoba AKP David Sinaga, Minggu (24/5) menyebutkan DZH diringkus di Gg. Gapura, Jl. Sriwijaya, Kel. Baru, Kec. Siantar Utara pada Sabtu (23/5) siang.

Pada hari yang sama sebelum meringkus DZH, Satres Narkoba lebih dulu meringkus JS di Jl. Kapten Pierre Tandean, Kel. Pahlawan, Kec. Siantar Timur.

Satres Narkoba meringkus DZH ketika DZH sedang berjalan hendak mengantar pesanan SS kepada pemesannya.

Ketika diringkus, dari genggaman tangan kiri DZH diambil dua paket SS dan dari genggaman tangan kanan diambil tiga paket SS. Sebanyak lima paket SS itu seluruhnya seberat 2,85 gram.

Baju dan celana DZH juga digeledah dan ditemukan satu unit HP merk Oppo dari kantong celana depan sebelah kanan yang diduga digunakan DZH sebagai alat komunikasi dengan pemesan.

Ketika diinterogasi darimana SS itu diperoleh, DZH hanya menjawab SS itu miliknya, hingga akhirnya DZH dibawa bersama barang bukti ke markas Satres Narkoba.

Sementara, JS diringkus ketika sedang jongkok menunggu pemesan SS di Jl. Kapten Pierre Tandean. Ketika didekati, JS membuang satu paket SS pesanan seberat 0,41 gram yang dipegangnya ke tanah.

Sesudah diringkus, JS diperintahkan mengambil SS yang dibuangnya. Ketika diinterogasi, JS hanya mengaku SS itu miliknya, hingga JS bersama barang bukti juga diboyong ke markas Satres Narkoba untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menjawab pertanyaan, Kasat Narkoba menyebutkan DZH dan JS sudah merupakan target operasi dan akhirnya bisa diringkus berkat kerjasama masyarakat yang menginformasikan aksi para tersangka itu ke Satres Narkoba.

“DZH dan JS masih dalam proses pemeriksaan dan kasusnya masih dalam penyelidikan serta pengembangan untuk mengungkap darimana mereka peroleh SS itu.”(a28/C).

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2