Waspada
Waspada » Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp2,7 Miliar Digagalkan
Headlines Sumut

Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp2,7 Miliar Digagalkan

Belasan ribu benih baby lobster yang akan dibawa ke Singapura digagalkan petugas di KNIA. Waspada/Irianto
Belasan ribu benih baby lobster yang akan dibawa ke Singapura digagalkan petugas di KNIA. Waspada/Irianto

DELISERDANG (Waspada): Penyelundupan belasan ribu ekor baby lobster ke Singapura dengan pesawat Jet Star 3K 284 digagalkan petugas di Kualanamu International Airport (KNIA).

Informasi dihimpun Waspada, Selasa (4/2), baby lobster yang digagalkan terdiri dari dua jenis yakni baby lobster pasir dan mutiara dengan total 18.240 ekor itu dimasukkan ke dalam bagasi.

Kasus itu terkuak setelah petugas Bea dan Cukai Kualanamu melakukan pemeriksaan terhadap barang milik penumpang yang akan diberangkatkan ke Singapura itu, dengan pesawat Jet Star, Senin (3/2) sekira pukul 10:00.

Hasil pemeriksaan Bea dan Cukai ditemukan belasan ribu ekor benih lobster yang dikemas dalam 30 bungkusan plastik.

Kasi Penyuluhan Layanan Informasi (PLI) Bea dan Cukai Kualanamu Rahmat P didampingi Kasubsi Penindakan dan Sarana Operasi Eko Fahruli yang dikonfirmasi membenarkan hal itu.

“Jadi, belasan ribu benih lobster itu sudah kami amankan,” katanya.

Hal yang sama Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Wilayah I Medan M. Burlian menyatakan belasan ribu benih lobster akan segera dilepasliarkan di Tapanuli Tengah, Sibolga.

“Benar, benih lobster itu memang dilarang berdasarkan UU No. 45 Tahun 2009 tentang Perikanan serta UU No. 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, sebutnya.

Kabid Pengawasan Sumber Daya Kelautan (PSDKP) Sumatera Utara PH Panggabean memberikan apresiasi terhadap penggagalan penyeludupan benih lobster ke Singapura.

“Ini patut kita apresiasi sinergitas petugas Bea dan Cukai Kualanamu beserta BKIPM yang berhasil menggagalkan penyelundupan benih lobster itu,” paparnya. (m29/C)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2